Berita Nasional – Gunung Gamalama Dalam Keadaan Siaga III

 Gunung Gamalama di Ternate, Maluku Utara, meletus pada Kamis malam, 18 Desember 2014. Gunung api setinggi 1.700 meter dari permukaan laut itu mengeluarkan suara gemuruh disertai asap tebal condong ke timur selatan kota Ternate.

Berita terbaru saat ini, terjadi suatu bencana di Negara kita agi. Gunung yang berada di Ternate, seperti Gunung Gamalama, Maluku Utara tersebut telah meletus berada di hari Kamis malam, (18/12/14). Gunung berapi yang mempunyai tinggi 1.700 meter dari permukaan air laut telah bergemuruh dan juga mengeluarkan beberapa asap tebal codong ke daerah timur selatan kota Ternate.

Bisa di ketahui sekitaran Sembilan orang pencinta alam, atau pendakit yang di ketahui mereka warga kota Ternate hendak untuk melakukan pendakian di gunung berada di lokasi kini laporan yang ada sebutkan kalau mereka telah terjebak. Akan tetapi sebanyak delapan orang yang ada di antaranya sudah berhasil di temukan oleh tim evakuasi.

Tim yang sudah berhasil untuk temukan mereka dalam kondisi tidak berdaya di lokasi yang tidak jauh dari pusat gunung api Gamalama. Lebihnya lagi sebagian dari mereka telah mendapatkan patah tulang di bagian kaki dan juga dari tulang belakang terkena serpihan batu letusan gunung tersebut.

Ada sebanyak delapan orang di mana pada saat itu masih di rawat secara intensif berada di rumah sakit umum di Ternate, Chasan Bisori.

Sementara seorang dari mereka masih belum bisa di temukan sampai saat ini. Tim yang akan terus melakukan pencarian walaupun telah di hadang dari debu yang sangat tebal menuju ke puncak.

Pemantau Gunung Api Gamalama Ternate, dari kepalanya Darmo Lamani yang sudah menyebutkan bahwa status yang ada di gunung api tersebut semenjak di malam tadi sudah di naikan dari level waspada dan saat ini sudah menjadi level Siaga III. Semenjak tadi malam hingga pagi ini kota Ternate masih terus di selimuti dengan debu yang tebalnya adalah 2 sentimeter, sementara dari gunung api akan terus mengeluarkan semburan debu bersama dengan asap hitam.

About The Author