Berita Nasional Hangat – Anonymous Indonesia Serbu Negeri Kanguru

Berasal kelompok yang di katakan aktivis hacker, Anonymous Indonesia yang sudah memberikan kabar untuk hari Senin (4/11/13), memberikan suatu rencana untuk bisa merusak sebanyuak dari 170 web yang di miliki dari negara Australia. Dari adanya tindakan tersebut adalah untuk bisa memberikan protes laporan kalau Canberra telah memata-mtaai Jakarta yang ada.

“Ratusan situs web yang berada di negara Kanguru tersebut memang di serang untuk saat ini. Dari serangan tersebut bertajuk #OpAustralia dari para peretas yang berasal dari Indonesia saat ini,”  ini yang sudah menjadi kutipan yang berasal dari kelompok tersebut. Anonymous Indonesia yang sudah mengabarkan dari akun twitternya yang bersamaan di sertai dari situs-situs yang sudah berhasil untuk di retas. Walaupun berskala kecil, akan tetapi itu sudah di akhiri dengan domain Australia.au.

Seperti dari adanya halaman situs-situs tersebut yang bisa di buka langsung, maka nantinya akan keluar pesan yang bernama “Stop Spying on Indonesia” yang berada di bawah sebuah bendera Indonesia. Sudah di cetak pula bersamaan dengan grafis hitam wajah dari Guy Fawkes, yang di mana wajah tersebut yang sudah menjadi ikon dari  Anonymous seluruh dunia seperti saat ini.

Dari adanya situs-situs tersebut yang sudah di pilih dengan sangat acak. Dari adanya banyak situs yang di mana itu menjadi situs skala kecil. Untuk bisnis katering dan dry cleaning.

Bisa di jelaskan dari hubungan Australia dengan Indonesia yang saat ini memang berada di dalam suatu tekanan setelah adanya suatu laporan di pekan lalu yang sudah menyebutkan adanya kantor diplomatik Canberra di luar negeri, termasuk juga di Jakarta, yang sudah terlibat seperti dari adanya jaringan kegiatan mata-mata. Seperti dari kantor kedutaan Australia berada di Jakarta, bisa di katakan terlibat akan adanya jaringan mata – mata.  Ini akan menjadi semakin memanas akan suatu program dari mata mata yang di lakukan oleh negara AS dan juga dari Australia tersebut kepada negara kita ini.

About The Author

Reply