Berita Nasional – Karena Mata Copot Hercules Bisa Sampai ke Pengadilan

 

Setelah di bacakannya suatu dakwaan dari JPU (Jaksa Penuntut Umum, Fajar Aris Setiawan sudah terungkap kalau  terdakwa Hercules telah mencopot bola matanya yang bukan bola mata asli tersebut untuk mengancam kepada polisi di saat dirinya di tangkap pada tanggal 8 Maret kemarin.

“Untuk terdakwa Hercules yang sudah terungkap dengan emosi yang sangat tinggi dirinya telah mencopot bola matanya yang sebelah kanan. Setelah itu dirinya membanting mata tersebut dan meneriakan , ini kena peluru !” ujar dari Jaksa Penuntut Umum yang memberikan sautu dakwaan kuat di saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat,kemarin  (30/5/2013)

Lebih dari itu Fajar Aris juga mengungkapkan saat membacakan dakwaan tersebut, Hercules masih dengan emosi tinggi juga berteriak yang mengancam kepada para anggota kepolisian dan juga berkali-kali untuk menyuruh sekelompok polisi untuk bubar dengan segala kata ancaman sudah keluar dari mulutnya. Sampai – sampai Hercules yang sangat emosi tadi memukul cap dari mobil polisi sampai penyok.

“Saya adalah Hercules! Seorang veteran negara ini ! Satu pukulan akan mati semua ! bubar semua,” tegas teriak dari Fajar yang menirukan gaya dari Hercules tadi.

Dari sebuah fakta-fakta yang ada di lapangan tersebut, Fajar Aris telah memberikan suatu dakwaan kepda Hercules dengan 3 Pasal yang di antaranya adalah Pasal 160 KUHP Pasal jo 55 Ayat (1) ke 1 KUHP yaitu penghasutan, kedua Pasal 170 Ayat (2) ke 1 KUHP tentang Pengeroyokan dan yang akhir Pasal 214 ayat (1) KUHP jo Pasal 211 KUHAP tentang melawan Petugas.

“Hercules akan dapatkan suatu ancaman hukuman yang paling lama yaitu sembilan tahun. Karena tindakannya adalah penghasutan. Yang kedua adalah merusak secara bersama, yang terakhir dirinya memaksa petugas yang sah untuk melakukan sesuatu yang tidak layak di lakukan,” ujar dari Jaksa Penuntut Umum.

Hercules sudah di tangkap para tanggal 8 Maret 2013 yang terdapat di pertokoan Tjakra Multi Strategi di Srengseng,  Kembangan Jakarta Barat dengan bersama anak buahnya yang berjumlah 45 orang. Polisi menggrebek tempat tersebut setelah mendapatkan suatu laporan dari warga.

 

 

No related content found.

Be Sociable, Share!