Berita Nasional – Kisah Cerita Pria Yang Nekat Jual Ginjal Demi Bayar Utang

 

Kabar yang masih hangat seperti jual beli ginjal memang sedang memanas di negara kita saat ini.  Banyak dari orang-orang rela untuk menjual ginjalnya hanya untuk bisa mendapatkan uang karena memang keadaan kepepet.

Seperti dari warga yang satu ini. Salah satu warga yang berasal dari Kec. Majalaya, Kab Bandung yang ternyata banyak yang hanya mempunyai satu ginjal saja. Hal ini disebabkan mereka terpaksa untuk menjualkan ginjalnya hanya untuk mendapatkan imbalan saja.

Mereka yang di saat ini memang hanya mempunyai satu buah organ ginjal saja, mereka tetap untuk menjalani masa hidupya dengan satu ginjal.  Terbongkarnya adanya jual beli ginjal ini sudah di ketahui pada saat dari tersangka seperti MM, AG dan HS sudah berasil untuk di tangkap oleh Bareskrim Mabes Polri. Dari ketiganya memang semuanya sindikat ginjal.

Berada di hari Jumat kemarin (29/1/16) dari pihak wartawan mencoba untuk melakukan penelusuran kepada beberapa kampung yang ada di Kec. Majalaya, Bandung. Tujuan pertama mereka adalah berada di rumah Edi Midun, pria yang berusia 39 tahun yang berasal dari Desa Wangisagara, Majalaya, Bandung.

Rumahnya yang berada di gang sempit. Adapun dari orang – orang sudah cukup mengenal akan sosok pria yang mempunyai ciri-ciri kumis tersebut. Pada saat di sambangi, Edi kebetulan sedang berada di dalam kediamannya.

“Saya sendiri memang sudah lemas kalau telah bekerja lebih berat. Jadi saya sudah memastikan tidak ingin untuk bekerja yang keras-keras. Paling-paling Cuma menjadi sopir saja,” terang dari Edi menjelaskan lebih tegas lagi.

Edi sebutkan berada di bulan Agustus 2014 lalu, sudah di tawari untuk bisa menjual ginjalnya kepada sang tersangka seperti AG atau Amang. Edi langsung merasa sangat bingung. Satu sisi dirinya memang membutuhkan yang karena banyak utang, padahal dari ginjal itu adalah bagian organ yang sangat penting di dalam tubuhnya.

“Pada akhirnya bulan Oktober saya beranikan diri untuk menjual ginjal saya tersebut,”penjelasan dari Edi lagi.

Be Sociable, Share!