Berita Nasional – Kritik TNI Di Sosial Media, Polisi Muda Ini Mendapatkan Masalah Besar

 

Ada ada aja ulah dari salah satu anggota polisi ini. Dimana di dunia maya dirinya memberikan sindiran kepada anggota TNI. Yaitu berasal dari Bripda Adrianto, dirinya adalah anggota Sabhara Polres Toraja, Sulawesi Selatan. Ulahnya membuat malu  kepolisian, terlihat berada di dalam akun facebooknya dirinya sudah memberikan kritikan seperti mendiskreditkan institusi TNI, terkait masalah penanganan teroris di beberapa saat lalu. Pada saat terjadinya insiden bom Sarinah, jl Thamrin 14 Januari lalu.

Akibat dari ulah anak buahnya yang memalukan tersebut, maka dari Brigjen Polisi Gatot Edy Parmono yang selaku menjadi wakil kepala polisi daerah Sulawesi Selatan memberikan suatu permintaan maaf. Adapun permintaan maaf tersebut sudah di sampaikan berada di dalam Rapat Pimpinan atau Rapim Kodam VIII/ Wirabuana yang berada di Wirabuana Jl Urip Sumoharjo, Makassar untuk hari rabu kemarin (20/1/16).

“Untuk saat ini semua kasus ini sudah clear. Kami sudah melakukan perundingan kepada jajaran Kodim setempat dan sampaikan permasalahan yang sebenarya terjadi dan itu sudah di pahami. Saya sudah memberikan penyampaian rasa bersalah dan permintaan maaf akan ulah dari anak buah saya,” terang dari AKBP Arief Satriyo yang di saat ini menjadi Kapolres Toraja, setelah di konfirmasi melalui pesan pesawat telepon untuk hari rabu kemarin (20/1/16).

Arief sendiri yang sudah menyebutkan kalau pihaknya saat ini juga sudah melaporkan kepada pimpinan di Polda Sulawesi Selatan.

“Dari Bapak Wakapolda yang juga sudah meminta maaf langsung berada di saat Rapat pimpinan Kodam di pagi tadi,” terang darinya menjelaskan.

Dirinya menambahkan, tindakan dari anak buahnya itu disebabkan karena murni ketidak tahuan, tidak mengerti akan efek yang bakal terjadi ke depannya dari ungkapan media sosial itu. Untuk di ketahui kalau Bripda Adrianto memang baru saja lulus di tahun kemarin.

Berada di dalam status facebook sang polisi muda itu, dirinya menyebutkan kalau peran TNI dalam menjaga harga diri NKRI tidak ada pada saat insiden bom sarinah.

Be Sociable, Share!