Berita Nasional – Membangun Flyover, Jakarta Merugi Banyak

 

Dari pengadilan negeri Jakarta Timur yang sudah memberikan perkataan kalau adanya mafia yang ada di ibukota. Mafia tersebut adalah mafia tanah DKI Jakarta. Bahkan dari adanya kejadian tersebut pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sudah tertipu dalam adanya mafia itu dengan jumlah yang sangat besar. Di kisarkan mencapai 35 miliar rupiah. Pemprov DKI harus membayar uang tersebut kepada pihak yang salah tadi. Lebih buruknya, uang yang besarnya segitu tersebut berasal dari APBD DKI Jakarta.

Penangkapan yang kini di lakukan kepada Tatang setelah mengerti mendapatkan suatu laporan dari masyarakat yang sudah mengaku kalau lahan tersebut dengan sah. Setelah di lakukan bebeapa pemeriksaan yang ada maka di nyatakan langsung adanya pemalsuan surat-surat tanah tersebut.

Dalam siding yang sudah di pimpin oleh Hari Mulyono, akhirnya tatan telah terdakwa kalau dirinya melakukan pemalsuan akta tanah yang luasnya adalah 7320 meter berada di kelurahan Kayu  Utara, Mataraman, Jakarta Timur yang sudah di sediakan untuk di bangun semacam kupingan di fly over Pramuka.

Di saat di konfirmasi, akan masalah tersebut, seperti dari Wakil Gubernur DKI Jakarta yang seperti Basuki Tjahaja Purnama atau yang di kenal dengan sebutan Ahok mengakui kalau dirinya sudah mengerti adanya suatu laporan itu. Ahok pun memberikan suatu dukungan kepada langkah hukum untuk mengatasinya.

“Kasus ini bisa menjadi suatu pembelajaran bagi kita sendiri. Untuk ke yang akan datang bila mana akan adanya pembebasan lahan bisa sesuai dengan sasaran dari kita. Sehingga dari prosesnya tidak akan bisa terhambat seperti ini,” ujar dari Ahok menegaskan.

Ahok sendiri yang tidak menampik adanya suatu masalah pembebasan tanah yang memang sering menghambat adanya pembangunan, terutama masalah sengketa tanah.

“Udah pasti akan terhambat, jika tidak ada masalah yang seperti ini dan tentunya akan cepat kita lakukan dengan pembangunan,” tegasnya lagi.

Sementara itu dari MAsuroh yang merasa sangat lega mengerti adanya tindak hukum tersebut.

Be Sociable, Share!