Berita Nasional – Menpora Telah Mengusut Masalah SEA Games

 

Akhirnya muncul dari beberapa masalah di  saat Indonesia yang akan menggelar acara SEA Games di tahun 2011 lalu, banyak sekali masalah yang timbul di antaranya adalah pencairan dana. Dalam kondisi sedikit berbeda, kekhawatiran serupa telah muncul sebelum SEA Games 2013 yang akan di selenggarakan di Myanmar, walaupun saat ini faktor  tersebut tidak akan lagi menjadi kendala.

Suatu masalah dari pencairan dana yang datang terlambat untuk pelaksanaan SEA Games telah mengiringi proses Indonesia menjadi tuan rumah gelaran antar negara ASEAN tersebut. Di tahun ini Indoneis tidak akan menjadi lagi tuan rumah di karenakan tahun ini SEA Games akan berlangsung di Myanmar yang akan berlangsung di bula Desember yang akan datang. Sudah dapat di ketahui kalau perkara finansial menjadi masalah yang krusial, apalagi pada bulan Maret lalu akibat dari pencairan dana yang juga melahirkan suatu  kerisauan tersendiri.

Sudah dapat di ketahui kalau gelaran SEA Games tersebut akan berlangsung dalam enam bulan lagi Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo memastikan masalah dana takkan lagi menjadi masalah, karena pihak kemenpora telah memercayakan pengelolaan dana ke pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Roy juga menjelaskan , kalau saat nanti 1 Mei lalu pihaknya telah meneken MoU antara Kemenpora dan KONI pusat, setelah menerima pencairan dana dari Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan sebesar Rp 135 miliar.

“Dana ini sebenarnya sudah diturunkan 19 Maret lalu. Namun baru bisa dicairkan saat ini. Maka dari itu, 1 Mei lalu kami telah sepakat melakukan MoU kepada KONI bahwa tahun ini kami serahkan masalah dana ke KONI,” ujar Roy kepada wartawan di Kantor Kemenpora, Jumat (10/5/2013).

Menurut Roy dana tersebut akan digunakan untuk seluruh teknis perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi persiapan SEA Games 2013. Nantinya KONI yang diberi tugas untuk menyerahkan dana tersebut kepada masing-masing Pengurus Besar (PB) cabang olahraga.

“Kami percayakan penuh untuk pengalokasian uang ini kepada KONI. KONI pun telah memberikan penjelasannya. Nantinya kalau ditemukan keanehan tim pengawas akan segera bertindak.”

“Kami minta kerjasama dari KONI maupun masing-masing PB untuk bisa bekerjasama dengan baik. Jika nantinya ada hal-hal yang mengganjal mohon dilaporkan kepada kami,” tegasnya.

 

Be Sociable, Share!