Berita Nasional – Mobil Listrik Menjadi Solusi Naiknya BBM di Negara Ini

 

Dari masalah yang menjadi persoalan yang memang suatu hal yang sangat membuat gonjang – ganjing negara Indonesia  negara kita ini adalah suatu kasus dari masalah BBM yang menjadi alasan burukna ekonomi dari negara ini. Memang beberapa pekan yang lalu kenaikan dari harga BBm sudah menjadi suatu hal yang sudah membuat ribut negara ini. Dari hal ni sudah di ketahui sudah menjadi suatu momok semenjak di zamanya presdien Soeharto di beberapa tahun yang lalu. Maka dari itu dari menteri BUMN yaitu Dahlan Iskan yang sudah ingin menggenjot penggunaan dari mobil listrik.

“Setiap  dari presiden pastinya akan selalu terbelit dengan masalah BBM tersebut, sudah di mulai dari zaman Soeharto, Ibu Megawati Soekarno Putri, Abdurahaman Wahid, sampai ke Susio Bambang Yudhoyono. Kalau memang naik dari harga BBM itu semakin ributnya minta ampun,” ujar dari Dahlan Iskan yang sudah di temui di saat acara pengunjungan dari pabrik baterai Nipress yang berada di Cileungsi Bogor, Sabtu pagi tadi (13/7/2013)

Untuk bisa menyelesaikan suatu keributan dari masalah BBM tersebut yang di mana di setiap masanya pasti akan ada yang berkelanjutan, menteri BUMN Dahlan Iskan memberikan suatu penawaran kepada masyarakat dengan penggunaan mobil listrik yang bahan mesinya adalah dari bahan PT PLN (persero).

“Saya nantinya akan meminta kepada BUMN untuk menjadi pelopor yang akan menggunakan mobil listrik, BUMN nya adalah PLN. Masa dari perusahaan PLN yang memang begerak dalam dunia listrik, mobilnya masih menggunakan BBM. Memang seharusnya yang terjadi adalah mereka menjadi teladan untuk para masyarakat untuk bisa di ikuti dari semua yang ingin bisa mencobanya. Karena ini juga sangat penting dari kemajuan dari negeri ini,” saran dari Dahlan Iskan.

Dengan di ketahui kalau besarnya suatu potensi yang menggunakan mobil listrik tersebut, Dahlan Iskan yang memimpikan untuk tahun depan sudah bisa memperjual belikan nantinya.

“Saya yakin dan inginkan tahun depan bisa menjual mobil llistrik lebih dari 5.000 unit,” tegasnya lagi.

 

 

No related content found.

Be Sociable, Share!