Berita Nasional – Pembunuhan Di Bandara Soetta Di Reka Ulang Hari Ini

Masalah kriminal yang saat ini semakin memanas. Dari Subdit Jatanras Polda Metro Jaya yang telah menggelar suatu rekonstruksi pembunuhan dari Imam Assyafii, pengusaha komputer yang telah di temukan dengan keadaan tidak bernyawa di dalam bagasi mobil di area parkir Terminal 1 C Bandara Soekarno-Hatta. Di dalam rekontruksi tersbeut ada dua tersangka yang harus mempraktekan 28 adegan.

Rekontruksi tersebut telah di gelar di lapanan parkir Mapolda Metro Jaya, pada hari Rabu (8/5/2013) pukul 10.30 pagi tadi. Dua tersangka yang sudah di tugaskan akan melakukan 28 adegan yaitu trio D. A dan juga Armand Santiago adegan demi adegan.

Dalam reka ulang yang telah di lakukan tersebut, tersangka mengeksekusi korban dengan cara menjeratnya dengan kawat yang ada di dalam mobil Vitara milik dari korban. Kedua tersangka kemudian di buang di parkiran Terminal 1C Bandara Soekarno – Hatta.

Sudah dapat di ketahui pembunuhan tersebut telah di lakukan di pertengahan bulan Maret 2013 tahun lalu. Kedua tersangka kemudian berhasil di ringkus oleh pihak kepolisian di Kuningan, Jawa Barat pada tanggal 19 Maret 2013. Tepat beberapa hari setelah pembunuhan tersebut terjadi. Kepolisian langsung memproses dari kejadian tersebut. Dari hasil penyidikan dan juga pemeriksaan petugas kedua tersangka, terungkap motif pembunuhan di mana tersangka sakit hati terhadap korban karena tidak diberi pinjaman uang.

Dalam reka ulang tersebut telah menghabiskan waktu sepanjang kurang lebih satu jam dan sudah berjalan dengan lancar. Dalam rekontruksi tersebut para kerabat dan keluarga ikut juga dalam reka ulang.

Sempat terjadi keributan kecil ketika rekonstruksi berlangsung. Karena ada seorang kerabat korban yang masih belum terima dengan emosi hendak memukul para tersangka tersebut, namun kerabat tersebut urung karena dihalangi petugas. Seorang penyidik yang ikut dalam rekonstruksi mengatakan pemberkasan perkara tersebut saat ini hampir selesai. Di dalam waktu dekat, berkas perkara tersebut akan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Memang pembunuhan ini masih belum di terimakan oleh pihak kerabat dan juga keluarganya.

 

About The Author

Reply