Berita Nasional – Perempuan, Jadi Alasan Dokter Dan Anggota Dewan Berkelahi

Dari Badan Kehormatan (BK) di DPRD Jembrana, Bali yang sudah mencari cari akan adanya kabar dari anggota dewan yang sudah berkelahi dengan dokter akibat dari persoalan perempuan.

“Sebelumnya saya di kirimi suatu pesan pendek, kalau adanya anggota oknum dewan yang sudah berselingkuh dengan istri dari oknum dokter. Karena merasa tidak terima, oknum dari dokter tersebut untuk langsung menemui oknum dewan,” kata dari Ketua DPRD Jembrana yang bernama Ketut Sugiasa yang sudah di temui di Negara, hari senin kemarin (23/9). Dari adanya kabar ini yang sudah di dapatkan dari berita Antara.

Ketua DPRD tersebut sudah akui bahwa pihaknya yang masih belum mengerti siapa anggota dari dewan dan juga dokter tersebut. Apakah mereka sudah sempat untuk berkelahi atau tidak dalam suatu insiden tersebut.

“Maka dari itu BK yang sudah meminta untuk bisa telusuri. Kami yang tidak mau dari nama lembaga ini tercoreng karena dari ulah mereka yang melakukan tindakan sangat negatif tersebut,” ujar darinya menjelaskan kepada wartawan.

Sudah ada dari anggota dewan yang sudah di duga telah melakukan perselingkuhan dengan salah istri dokter, sehingga terjadi suatu keributan dan saat ini menjadi suatu bahasan panas di anggota dewan, dan juga dari para pegawai Pemkab Jembrana beserta dari RSU Negara.

Dari adanya suatu informasi yang sudah berkembang sebutkan, dari keributan tersebut dari dokter dan oknum dewan terjadi suatu jalan Raya Denpasar –  Gilimanuk dalam wilayah Kabupaten Tabanan.

Setelah si dokter menjemput sang istrinya berada di terminal Ubung, dokter sendiri langsung curiga kepada istrinya yang melakukan selingkuh tersebut, yang akhirnya dipukuli si dokter, setelah itu sang dokter tersebut mencegat dari angota dewan rakyat Jembrana.

Dari adanya suatu informasi tersebut yang sudah membuat istri anggota dewan menjadi sangat gelisah. Mereka yang masih bingung suami siapa yang  sudah terlibat akan aksi tersebut

Sampai saat ini masih belum jelas siapa anggota oknum dewan tersebut.

About The Author

Reply