Berita Nasional – Pernyataan Ridwan Kamil Soal Keterlambatan Gaji Tenaga Honorer

Orang nomor satu di Jawa Barat yakni Ridwan Kamil dilaporkan telah mengambil langkah tegas untuk menegur seluruh kepala dinas mengenai keterlambatan pembayaran upah untuk pegawai honorer di wilayahnya. Bahkan, pria berusia 47 tahun ini juga menyampaikan jika permasalahan ini amat memprihatinkan dikarenakan terus menjadi isu pada tiap tahunnya.

“Saya juga sudah memberikan teguran kepada seluruh dinas untuk tidak merapel seluruh gaji dari pegawai honorer. Tentu, saya sangat kasihan kepada mereka serta hal ini juga sudah terus berlangsung pada tiap tahunnya.” papar Ridwan Kamil sesudah menjalani rapat berbarengan seluruh kepala dinas yang berlokasi di Gedung Sate.

Gubernur yang biasa disapa Emil ini juga mengatakan jika menanti persetujuan anggaran menjadi akar serta tradisi dari munculnya permasalahan tersebut. Baginya, situasi ini memang sudah mencurangi rasa keadilan dikarenakan keterlambatan dalam pembayaran gaji ini hanya dirasakan oleh pegawai honorer.

“Anda tahu PNS dapat memperoleh gaji pada bulan Januari semisal alasannya baru disahkan. Bahkan, pada bulan berikutnya mereka juga lancar menerimanya. Semisal yang mereka terima itu lancar serta dari penerima APBD lainnya tidak lancar, maka itu kan tidak fair. Mengingat, sudah sama-sama bekerja, mengeluarkan keringat serta sedang mencari nafkah. Ditambah yang diperoleh nominalnya juga lebih kecil.”

Oleh karena itu, Ridwan Kamil pun menyuarakan jika kasus telatnya pembayaran gaji untuk pegawai honorer pada tahun depan tidak akan terjadi lagi. Untuk itu, dia pun bakal memberikan instruksi kepada seluruh kepala dinas untuk dapat menemukan gagasan anyar supaya kasus ini dapat segera diselesaikan.

“Sebelumnya, saya pun sempat menyampaikan jika untuk pembayaran gaji honorer mesti tepat waktu dan tidak boleh ditunda dengan alasan apapun. Yang pasti, tak boleh ada keterlambatan untuk pembayaran guru honorer serta orang-orang yang berkeringat untuk Jawa Barat dengan memberikan gaji yang dirapel 3 bulan. Ini jadi komitmen untuk memberikan perintah dapt membenahi serta tak ada lagi keterlambatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *