Berita Nasional – Polisi Berhasil Meringkus Sindikiat Pembobol ATM Terbesar

Berasal dari petugas Polda Metro Jaya yang sudah berhasil untuk bisa membongkar sindikat para pembobol kartu ATM palsu yang di ketahui milik dari nasabah bank swasta dengan mempunyai modus untuk membeli data dan PIN melalui situs online.

“Dari sang tersangka yang sudah di ketahui bernama E alias ES melakukan aksi kejahatannya pada saat dirinya mendekam berada di LP Cipinang,” terang dari Kepala Sub direktorat Ajun Komisaris Besar Polisi Didik Sugiarto yang di ketahui dirinya adalah Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, yang berada di Jakarta untuk hari Minggu (23/8/15).

Berada di dalam kasus tersebut yang sudah berhasil untuk meringkus sebanyak 5 tersangka yaki dari AG, E atau ES, A dan YWR bersma MFH yang berada di tempat yang tidak berbeda di wilayah Jakarta.

Sugiarto sendiri yang sudah memberikan penuturan bahwa tersangka E menjadi residivis dari kasus pemalsuan kartu ATM yang dimana sudah baru saja menyelesaikan hukuman penjara yang berada di Lapas Cipinang, untuk di bulan April lalu.

Dari sang petugas berhasil untuk membekuk berada di Tanjung Duren untuk beberapa hari yang lalu, berada di tanggal 8 Agustus awal bulan lalu, dari AG dan YWR yang berada di Pademangan Jakarta Utara untuk tanggal 4 Agustur, dari S dan MFH berhasil di ringkus pada tanggal 5 Agustus 2015 yang lalu.

Teuku Khadafi yang di ketahui dirinya menjadi Kepala Unit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, memberikan penjelasan kalau tersang ES telah membeli kartu dan juga PIN yang telah di inputkan berada di dalam ATM palsu dengan menggunakan 3 website.

“Pada saat dirinya masih mendekam berada di LP Cipinang, E telah membeli data nasabah dengan melewati 3 situs menggunakan fasilitas internet mobil,” terang dari Arsya.

Dari penjual kartu ATM palsu in sudah mengirimkan PIN dan juga kartu ATM yang bukan asli yang dimana sudah di cetak atas nama nasabah Bank dan juga dari kantor pos, setelah dari tersangka E menyuruh kepada temannya untuk bisa mengambil kiriman paket itu.

About The Author