Berita Nasional – Ritual Sekte Seks Sudah di Temukan Motifnya

 

Berita yang sudah sangat santer di beberapa hari ini yang kabarkan tentang suatu paham Sekte Seks Bebas yang saat ini memang menjadi suatu bahan pembicaraan dari banyak media massa yang hal tersebut memang tidak ada sebelumnya. Hal tersebut sudah di katakan oleh Abdul Rakhman Baso, Kepala Polrestabes Bandung  yang juga himbau seperti itu.

Dari anggapannya, sekte seks bebas tersebut hanya suatu karangan yang sudah di buat salah satu orang yang mempunai inisial dengan GL yang mempunyai suatu motif kejahatan dengan mencari suatu keuntungan. GL tersebut telah melakukan suatu tindakan memeras salah satu pegawau Perpustakaan Daerah (Perpusda) di daerah kota Bandung. Dua pegawai tersebut adalah PP dan juga GM.

“Setelah kita melakukan suatu penyelidikan dari suatu pembuatan surat palsu tersebut kita mengerti kalau surat tersebut katanya datang dari salah satu dinas yang berada di Pemkot Bandung. Dan sudah di selidiki ternyata itu hanya palsu,” ujar dari Kombes Abdul Rakhman Baso di saat di temui banyak wartawan di saat ada suatu uji perkara du kantor Mapolrestabes, Bandung pagi hari tadi.

Kepala Polrestabes Bandung  tersebut juga memberikan suatu ungkapan lagi. Surat yang sudah di ketahui kalau palsu tersebut isinya adalah perintah untuk melakukan suatu ritual seks bebas yang tertanda asli dari Perpusda Kota Bandung tersebut sudah di buat dari dua warnet yang berbeda. Warnet yang di miliki oleh pelaku tersebut satunya lagi adalah warnet milik rekan AS yang berada di Jalan Caringin, Kota Bandung.

“Sudah bisa di ketahui kalau surat perintah tersebut sudah di buat di suatu tempat yang di kerjakan oleh orang suruhan. Saat ini kepolisian sudah membawa saksi yang sebanyak 17 oran,” ujarnya lagi kepada wartawan.

Setelah mengerti akan beredarnya surat perintah tersebut yang sudah di ketahui palsu itu membuat Muhammad Anwar, Kepala Perpusda Kota Bandung akui kalau tercemarkan nama baiknya. Kendati di bawah surat tersebut mengetahui nama darinya.

Dari suatu perbuatan nekatnya tersebut,tersangka GL dapatkan suatu hukuman lebih dari llima tahun di penjara dan harus jalani hukuman dari langgaran Pasal 263 dan juga 310 atau 311 KUHP.

 

 

 

Be Sociable, Share!