Berita Nasional – SBY Ingin Pindah Ibu Kota Sebelum Turun Jabatan

 

Dari sang wakil ketua DPRD DKI Jakarta yang bernama Triwisaksana yang sudah memberikan sambutan positif dengan pembentukan tim kecil yang sudah di lakukan untuk Presiden Susilo Bambang Yudhhoyono yang sudah rencanakan untuk memindahkan Ibu Kota. Akan tetapi dari adanya pemindahan tersebut memang perlukan waktu banyak, mengerti dari tingginya biaya yang nantinya bisa di keluarkan pemerintah.

“Sudah di  ketahui sekarang saja sudah dalam keadaan krisis, itu sangat mahal biayanya. Kalau nantinya itu bisa di paksakan bisa menjadi suatu hal pemborosan nanti,” ujar dari Sani yang sudah di kenal menjadi sapaan dari Triwisaksana yang pada saat di hubungi di kantornya di Jakarta, Selasa (10/9/2013).

Dari alasan ini Sani yang sudah sepakat dengan sang presiden Susilo Bambang Yudhoyono karena memang Ibu Kota yang saat ini meman haris bisa di konsentrasikan menjadi pusat dari administrasi negara, sama seperti yang ada di Malaysia.

“Seperti yang ada di negara tetangga Malaysia, Kuala Lumpur yang sudah di jadikan suatu kota untuk bisnis saja. Sedangkan untuk administrasi pemerintah yang nantinya di berikan kepada kota yang lain,” ujar darinya lagi.

Lanjut darinya lagi,Sani katakan kalau nantinya jakarta yang masih di tetapkan untuk menjadi ibu kota negara yang menjadi suatu yang sudah di rencanakan SBY tadi maka perlu juga untuk melakukan penataan ulang.

“Salah satunya adalah memperbaiki infrastruktur, tambah juga adanya transportasi. Lebih dari itu kemungkinan yang bisa di lakukan adalah Amankan Jakarta dari ancaman banjir dengan bendungan raksasa yang ada di Pantai Utara. Antisipasi dari semua riset yang sudah memberikan gambaran kalau Jakarta pada tahun 2050 akan tenggelam dalam lautan,” jelasnya.

Maka dengan adanya suatu relokasi tersebut, seperti dari tokoh Betawi tersebut negara akan bisa menghemat adanya anggaran, jadi tidak boros untuk memindahkan Ibu Kota.

“Perlu di ketahui untuk di gunakan pindah saja bisa habiskan dana yang sebesar Rp 200 Triliun. Kalau nantinya opsi tersebut nyatakan Jakarta tetap menjadi ibu kota, yang hanya habiskan dana setengahnya saja, dan Jakarta akan luar biasa nanti,” tutupnya.

Be Sociable, Share!