Berita Nasional Terkini – Mie Berformalin Disita di Bandung

Seperti yang sudah di kabarkan saat ini, kalau dari masyarakat Bandung harus lebih berwaspada. Untuk baru baru ini adanya suatu SAtuan Narkotika dan Obat-obatan terlarang yang berasal dari Polrestabes Bandung sudah berhasil untuk menyita sebanyak 1,5 ton mi yang mempunyai kandungan formalin siap edar yang sudah di sita dari pabrik di Jl.Soekarno Hatta, Kec. Babakan Ciparay,Kota Bandung.

Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Polisi Mashudi memberikan komentar dirinya yang sudah berhasil untuk tangkap tersangka BS yang berusia 59 tahun di kediamannya yang sudah di gunakan untuk mengolah mi tersebut pada taggal 3 kemarin, Senin.

“Setelah dari anggota kami sudah melakukan penyelidikan,kami sudah berhasil untuk menangkap sang pelaku,” ujar dari Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Polisi Mashudi yang sudah di Bandung, Rabu (5/3/14).

Dirinya yang sudah katakan tersangka BS yang sudah menjalankan aksinya selama tiga bulan. Dia yang sudah edarkan mie formalin untuk ke beberapa pasar tradisional seperti di antaranya adalah Pasar Andir dan juga pasar Caringin.

“Dia yang sudah memperkerjakan karyawan sebanyak tiga orang,yang lebih mengagetkan adalah omset yang didapatkan untuk setiap harinya adalah 10 juta,” ujarnya untuk memberikan keterangan.

Untuk sementara itu, Kasatnarkoba Polrestabes Bandung AKBP Muhammad Ngajib yang memang sudah memberikan penjelasan kalau adanya efek dari konsumsi formalin tersebut memang sangat berbahaya. Seperti dalam jangka panjangnya nanti untuk orang yang sudah mengkonsumsi dapat membuat ginjal menjadi gagal fungsi, juga dari hati,jantung dan juga kanker.”

“Formalin sendiri yang sudah di larang untuk bahan membuat makanan,” ujarnya.

Mi basah yang memang sudah di berikan formalin itu sangat berbahaya.  Dari adanya warna mi formalin tersebut yang menjadi lebih pucat lagi. Selain dari itu yang memang dari teksturnya lebih licin dan juga dari mi  tersebut akan bertahan lama sampai enam hari maksimalnya.

“Kalau dari biasanya paling Cuma satu hari saja,” ujarnya lagi.

About The Author

Reply