Berita Nasional Terkini – Nasional – Pembakaran Kampus Fakultas Teknik Unsrat Diselidiki Polisi

 

Diketahui bahwa Fakultas Teknik di Unsrat Manado, telah terbakar ketika terjadi bentrokan antar mahasiswa. Tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) asal Polda Makassar pun segera diturunkan guna melangsungkan olah TKP pada lokasi kejadian tersebut, hari Jumat (7/3/2014). Berdasarkan hasil yang diperoleh dari pengamatan wartawan, menurut dua orang anggota Labfor Makassar, yakni Kompol Faizal serta AKP Ine Ngah, yang juga dibantu oleh tiga orang anggota dari Inafis Polresta Manado juga Polda Sulut, sedianya memeriksa dan mencari adanya barang yang mungkin bisa dijadikan sebagai barang bukti.

Beberapa barang berhasil diamankan berkat hasil olah TKP yang dilakukan selama satu hari penuh itu. Diantara barang yang ditemukan adalah batu berukuran kecil hingga sebesar bata, arang kayu juga pecahan botol yang kemudian diambil sampelnya. Dugaan sementara 3 gedung perkuliahan jurusan Teknik Arsitektur dan Elektro tersebut dibakar menggunakan bom molotov, terbukti dengan ditemukannya botol utuh ang berisi BBM yang ujungnya memakai sumbu.

Pihak Kapolda Sulut, Brigjen Pol Jimmy Palmer Sinaga, ketika dikonfirmasikan masih belum dapat memberi keterangan merinci tentang hasil olah TKP tersebut. Dia juga belum dapat memastikan darimana sumber api tersebut, lalu menyerahkan sepenuhnya pada tim forensik berdasar analisis teknisnya.”Kita akan tunggu saja laporan ya,” kata Sinaga pada beberapa wartawan, Jumat (7/3/2014).

Tentang dugaan adanya pihak luar terlibat mendalangi aksi ini, Sinaga menyatakan tetap akan melakukan pemeriksaan kemudian memprosesnya sesuai koridor hukum. “Siapapun yang terlibat akan diperiksa. Tak peduli siapa pun,” katanya. Jenderal berbintang satu ini sempat mengimbau mahasiswa beserta elemen lain kampus Unsrat agar tak terprovokasi dan memprovokasi, guna menghindari bentrok susulan. “Justru sekarang cooling down supaya ke depannya Fakultas Teknik dan Hukum yang bersitegang bisa rukun lagi,” ujar Sinaga.

“Itulah harapan dari kita. Hitung saja ada 9 ruangan yang dibakar, sisanya juga dirusak. Kasihan mahasiswa teknik kan tidak bisa berkuliah, padahal kita kan masyarakat yang berpendidikan,” lanjutnya. Atas insiden tersebut, Mendikbud M Nuh meminta Wamen Mendikbud, Musliar Kasim menjadi Pelaksana Tugas (Plt) untuk Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado sejak Selasa (4/3). “Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Kalau dalam bahasa Surabaya ‘gak mutu, jan blas gak mutu,” kata M Nuh dari Hotel Grand Sahid, Jl Sudirman, Jakpus, hari Kamis (6/3/2014).

No related content found.

Be Sociable, Share!