Berita Nasional TKI – Kasus Erwiana Akan Disidangkan Bulan Maret

 

BNP2TKI atau Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja dengan kepalanya yang bernama Jumhur Hidayat telah bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Hong Kong yang bernama Matthew Cheung Kin – chung, untuk hari ini, Jumat (24/1/14). Dalam suatu pertemuan tersebut, Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja yang sudah membicarakan dari masalah kekerasan yang sudah menimpa TKW yang bernama Erwiana Sulistyaningsih.

Dalam pertemua tersebut, Jumhur Hidayat yang mengutarakan kalau dari rakyat dan pemerintah dan rakyat Indonesia yang sangat prihatin dengan suatu kasus kekerasan yang saat ini telah menimpa dari Erwiana terebut. Dari Indonesia yang sudah meminta kepada pemerintahan Hongkong untuk bisa memberikan suatu perhatian khusus kepada penuntasan dari masalah itu sebelum berkembang lagi.

“Agar dari hukum bisa di tegakan dan di adilkan secara benar,” ujar dari BN2TKi yang di tuliskan kepada laman resminya dan kepada wartawan.

Dari beberapa rombongan BNP2TKI tersebut bersama dengan Acting Konjen KJRI Hongkong yang bernama Rafael Walangitan. Memberikan dari jawaban tuntutan dari Indonesia, Matthew yang memberikan penyampaian kalau dari masalah Erwina telah mendapatkan suatu perhatian khusus dan adanya suatu penanganan lebih intensif dari pemerintahan sana.

“Pemerintahan dan juga dari para masyarakat Hong Kong yang sudah merasa sangat terkejut atas adanya suatu peristiwa tersebut. nantinya akan bisa di pastikan proses hukum bisa berjalan lebih baik lagi. Dari rencana yang ada kasus ini akan di sidangkan untuk bulan MAret nanti,” ujar darinya.

Dari adanya kabar yang ada sebelumnya, Erwiana yang sudah pulang ke Tanah air pada tanggal 9 Januari yang lalu dengan mendapatkan suatu luka bakar di sekujur tubuh wanita malang tersebut. Dirinya yang sudah di aniaya dan di siksa oleh sang majikannya selama di Hong Kong, yaitu Law Wan Tung.

Dari kepolisian yang berasal dari Hong Kong yang sudah sempat untuk menangkap adanya perempuan yang berusia 44 tahun tersebut. akan tetapi dia di bebaskan setelah dari sang bersangkutan membayar dari uang jaminan.

Be Sociable, Share!