Berita Olahraga – Roy Suryo Lepas Atlet ParaGames Ke Myanmar

Indonesia yang akan mengirimkan sebanyak 150 atlet yang nantinya akan di lagakan pada penyelenggaraan dari ASEAN ParaGames yang ke 27, di mana di tempatkan sama dengan SEAGames kemarin, Myanmar. Dari para atlet difabel atau yang berkebutuhan khusus dengan resmi sudah di lepaskan oleh sang Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), yaitu Bapak Roy Suryo, di Solo, untuk hari kemarin (10/1/14).

Dari ketua Komite Paralimpik Nasional (NPC) yang bernama Senny Marbun memberikan ungkapan kalau Indonesia akan menurunkan sebanyak 8 cabang dari total sebanyak 13 cabang olahraga yang akan di lagakan nantinya. Dari planingnya, tim paralimpik Indonesia akan bertolak ke Myanmar untuk hari ini, Sabtu (11/1/14).

“Bisa di turunkan sebanyak 8 cabang olahraga yang nantinya di ikuti kontingen Indonesia, kami yang berharap cabang atletik, tenis meja dan juga renang untuk bisa mendapatkan medali emas. Dari tiga cabang olahraga itu, tim Indoesia yang di harapkan juga untuk menjadi juara umum,” ujar dari Senny lagi.

Lebih dari pada itu, Senny yang juga memberikan ketegasan kalau dari pihaknya tidak pasangkan dari target terlalu tinggi. NPC yang hanya targetkan kepada Indonesia  bisa mempertahankan dari posisi kedua seperti pada saat di selenggarkannya ASEAN ParaGames 2011 di Solo. Di mana pada saat itu Indonesia yang masih kalah dengan Thailand.

“Thailand sendiri yang sudah menjadi juara umum dan sangat kuat. Kami akan sangat bersyukur kalau pemerintah memberikan kuota kontingen yang lebih banyak bisa mencapai 150 atlet yang ada, padahal sebelumnya hanya mendapatkan sebanyak 30 sampai 40 atlet yang ikut. Selain dari itu TC yang biasanya satu bulan kini telah berlangsung selama empat bulan,” ujar dari Senny lagi.

Sementara lebih dari itu, Roy Surto yang menyampaikan pesan kepada Presidan Susilo Bambang Yudhoyono yang meminta kepada kontingen Indonesia untuk bisa pertahankan posisi runner up. Menpora juga nantinya akan memberikan apresiasi kepada atlet yang sudah berprestasi.

About The Author

Reply