Berita Olahraga – Tinju Nabire Yang Sudah Menelan Korban Banyak

Lebih banyak dari 22 orang korban yang sudah berdesak-desakan yang sudah terjadi di beberapa penonton yang menjadi suatu kekeributan yang terjadi antara supporter pada laga final dari Kejuaran Tinju Amatir Bupati Cup yang saat ini memang masih di rawat medis di Rumah Sakit Umum Daerah di kota Nabire hingga Senin malam kemarin.

Dari sang direktur RSUD Nabire yang bernama dr Johni R Tandisau yang sudah di hubungi oleh wartawan yang ada memberikan suatu ungkapan kalau ada dua orang yang diataranya telah mendapatkan suatu kekerasan sampai berkondisi kritis. Anggapan dari dr Johhi yang sebutkan kalau kedua pasien tersebut masing-masing adalah perempuan yang memang sudah berumur 50 tahun dan anaknya yang memang sangat kecil yang sudah berumur 6 tahun, masih menjalani suatu perawatan intensif dan sudah di rencanakan untuk bisa di bawa ke Jayapura.

“Kemungkinan yang ada dalam satu atau dua hari yang akan datang akan langsung kami kirimkan ke Jayapura. Semuanya akan masih terlihat normal akan tetapi saat ini suatu kesadaran yang di dapatkan mereka memang masih menurun drastis, kemungkinan karena mereka telah terinjak dan juga terjepit. Tidak akan ada yang mengalami suatu patah tulang dan juga luka yang sangat serius,” ujarnya kepada wartawan.

Suatu insiden yang sudah terjadi di Gelanggang Olahraga (GOR) yang berada di kota Lama Nabire yang sudah mengakibatkan sebanyak 18 orang yang sudah tewas dan sebanyak puluhan dari orang yang sudah terluka itu sudah membuat banyak orang suatu kewalahan oleh para petugas yang juga dari medis yang berada di Instalasi Gawat Darurat RSUD Nabire.

Dr. Johni yang sudah memberikan suatu ungkapan akan ketersediaanya para perawat dan juga tim dokter yang juga tempat kapasitas yang ada di ruang gawat darurat yang hanya tersedia sebanyak 15 sampai 20 tempat saja.

Karena adanya kekurangan tempat tidur tersebut akhirnya yang meninggal dunia langsung di pulangkan ke rumah masing-masing, di Minggu malamnya.

 

 

 

About The Author

Reply