Berita Olimpiade London 2012 – Rahasia Dari Seputar Upacara Pada Pembukaan Olimpiade

 
Berita Olimpiade London 2012 – Upacara pembukaan Olimpiade London pada Jumat (27/7) nantinya diperkirakan akan berlangsung sangat spektakuler, walaupun masih adanya beberapa hal yang disimpan rapat oleh pihak panitia.

Rahisia paling utama adalah siapa atlet yang nantinya akan menyulut api Olimpiade 2012. Sampai saat ini belum adanya kepastian nama atlet tersebut, bahkan nama calon yang layak untuk melakukan semua hal tersebut pun sangat jarang disebutkan. David Beckham, sang mantan kapten dari tim nasional sepakbola Inggris yang sempay berjasa dalam proses keberhasilan London menjadi tuan rumah Olimpiade menyebutkan kalau syarat dari seorang penyulut api adalah seorang atlet yang sudah berjasa buat negaranya.

Rahasia lainnya adalah apakah panitia akan mendatangkan petinju ataupun atlet terbesar sepanjang masa yakni Muhammad Ali. Sang mantan petinju dari Amerika Serikat tersebut merupakan peraih medali emas kelas berat ringan Olimpiade Roma pada 1960. Namun saat ini, Ali sendiri sudah berumur 70 tahun dan mengalami sindroma Parkinsons yang merupakan seuatu penyakit degeneratif yang saat ini membuat fisiknya sangat rentan dan sangat mudah kelelahan.

saat Olimpiade sempat dilangsungkan di Atlanta pada 1996, Ali sempat tampil sebagai penyulut api. Walaupun saat itu dirinya sudah didiagnosis terkena Parkinsons, ali masih terlihat cukup perkasa dalam menaiki tangga dan menyulut api. Saat ia mengangkat obor Olimpiade dengan tangannya yang gemetar, ribuan penonton baik di stadion dan miliaran orang yang melihat dari televisi menangis.

Ali sendiri merupakan suatu lambang keperkasaan pada dekade 1960-1970. Baik sebagai petinju maupun dirinya sebagai seorang manusia. Sebagai seorang Cassius Clay dirinya meraih medali emas pada Olimpiade Roma pada 1960 lalu sebelumnya menjadi juara dunia tinju keras berat pada 1963. Pada 1967 gelarnya tersebut di cabut dan ia kembali bertanding pada 1970 lalu merebut gelar juara pada 1974. Ali bertahan sebagai juara hingga 1978 sebelum mundur pada 1981.

Sebagai seorang manusia, Ali sendiri sempat menghadapi banyak cercaan publik saat memeluk agama Islam dan mengganti nama menjadi Cassius Clay menjadi Muhammad Ali. Ia juga sempat dikecam saat menolak wajib militer yang membuatnya harus kehilangan galar juara dunia.

Ali sendiri saat ini sudah berada di London pada Selasa (24/7), ia menghadiri acara penghargaan buat Matiullah Haidar yakni seorang pengungsi asal Afganistan yang datang ke Inggris hanya bermodal satu tas punggung dan kini menjadi pelatih olahraga serta penerjemah.

No related content found.

Be Sociable, Share!