Home » Otomotif »

Berita Otomotif – Basuki Tjahaja : Mobil Murah Jadikan Lahan Pajak

 

Walaupun sudah memberikan suatu isyarat akan datangnya dari mobil murah yang saat ini sudah di rilis, wakil gubernur DKI Jakarta yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau lebih akrab untuk di sapa dengan sebutan Ahok tersebut mempunyau suatu cara yang lain. Di mana cara untuk bisa masih dapatkan suatu keuntungan dengan adanya mobil tersebut untuk Pemprov DKI Jakarta.

“Kalau nantinya bisa langsung di luncurkan, maka sudah di pastikan dari pembeli harus bisa bayar pajak dong. Yang paling dekat dengan kami nantinya bisa minta ke Kementrian Keuangan yang membeli ini bayar pajak atau tidaknya. Jadi semua pembeli dari mobil murah tersebu akan kami kejar terus terusan untuk bisa membayar pajaknya,” ungkap dari Ahok yang sudah di jelaskan epada Balai Kota Jakarta, Rabu (25/9/2013).

Dari adanya penarian pajak tersebut, nantinya akan bisa di gunakan untuk pengadaan bus sebagai suatu perbaikan transportasi massal di Jakarta ini.

“Kamu yang sudah membeli mobil dengan harga Rp. 100 juta itu akan bisa di asumsikan Anda mempunyai keuntungan juga 100 juta Rupiah. Selain dari itu Anda juga harus bisa membayar pajak yang besarnya adalah 30 persen kepada negara  yang termasuk pajak penghasilan yang di hitung menjadi Rp. 30 juta, dan untuk 20 persennya akan masuk ke kantong pemda yang bisa di artikan Rp 6 juta ke pemda,” tegasnya menerangkan.

Dari sang mantan Bupati Belitung Timur itu yang sudah mengkalkulasi akan penghasilan dari warga yang sudah membeli mobil murah tersebut. Apabila dari masyarakat yang membeli mobil seharga Rp 100 juta maka Ahok memberikan asumsi kalau penghasilan pertahun mereka pastinya di atas 100 juta, dengan bisa di kisarkan kalau kebutuhan hidup sesuai dengan KHL mereka akan di kisarkan menjadi 2 juta Rupiah dalam satu bulannya.

“Jika memang beli, artinya kamu mempunyai suatu pendapatan yang besarnya adalah Rp 124 juta dong. Terus nantinya di cek dalam nomor wajib pajak. Maka langsung saya terbitkan. Saya harap agar anda bisa membayar pajak 30 persen kepada negara,” tegas dari Ahok.

Be Sociable, Share!