Berita Panas AS – Edward Snowden Bocorkan 200 Ribu Data Top Secret

Lagi – lagi kabar datang dai Snowden yang sudah di ketahui dahulu dirinya pernah menjadi kontraktor dari NSA (National Security Agency) di negara adidaya Amerika Serikat. Dengan nama aslinya Edward Snwoden yang kali ini dirinya memberikan aksi baru lagi. Dirinya yang sudah berhasil untuk bisa membocorkan sebanyak 200.000 dokumen pemerintahan AS yang di berikan kepada media. Jumlah tersebut yang sudah di sebutkan kalau sang Direktur Jendral yang berasal dari NSA Keith Alexander dalam suatu sesi tanya jawab yang ada di Baltimore untuk tanggal 31 Oktober 2013 seperti yang sudah di sebutkan dalam media Reuters untuk hari Jumat kemarin, 15 November 2013.

Dari Reuters yang sudah memberitakan pernyataan tersebut yang di ketahui dari traksrip pertemua yang sudah mereka dapatkan. Dalam suatu transkip tersebut, Alexander yang sudah di tanyai dari banyak peserta dialog itu memang dari bagaimana langkahnya untuk bisa hadapi dari kerasnya aksi Snowden membocorkan masalah yang sangat rahasia tersebut.

 “Saya sendiri memberikan suatu harapan yang nantinya bisa menjadi suatu jalan yang baik untuk bisa mencegahnya, Snowden sendiri yang sudah berikan dari 50.000 sampai dengan 200.000 dokumen tersebut kepada para jurnalis. Kemungkinan nantinya akan bisa lebih bertambah banyak lagi,” ujar dari Alexander yang sudah dalam berita Reuters tersebut.

Seperti dari anggapan Alexander, dari aksi pembocoran akan dokumen tersebut akan sangat memberikan kerugian kepada Nsa dan juga dari negaranya, Amerika Serikat.

Dari adanya sumber lain yang sudah datang dari banyak kalangan pejabat yang ada di AS memberikan pernyataan kalau tim pemerintah sudah memberikan nilai klasifikasi dokumen  tersebut. Dari penilaian mereka klasifikasi dokumen tersebut yang memang sudah lebih tinggi dari dokumen yang sudah di bocorkan oleh Wikileaks sebelumnya.

Jika memang dari dokumen wikileaks yang tidak ada mempunyai suatu klasifikasi lebinh tinggi dari rahasia maka dokumen yang di bocorkanoleh Snowden tersebut menjadi sangat rahasia, atau Top Secret.

About The Author

Reply