Berita Pilpres – Elektabilitas Jokowi Susah Naik

 

Berdasarakan dari hasil Sigi yang sudah di lakukan lembaga survey untuk elektabilitas pasangan Calon Presiden nomor urut dua, Joko Widodo – jusuf Kalla kini yang sudah menujukkan dengan elektabilitas menurun, hal ini besar di kirakan di sebabkan karena partai politik yang sudah mendukung mereka tidak bekerja dengan maksimal, alias mlempem semua.

“Sudah terlihat sekali yang ada terjadi saat ini, dukungan dari mesin parpol pendukung tidak bisa berjalan dengan maksimal, lebih parahnya lagi Jokowi yang seringkali mengangungkan kepada relawannya. Hal ini yang sudah mendikotomikan yang akhirnya mengurangi dukungan yang ada,” ujar dari Pengamat Politik The Sun Institute, yang bernama Ardianto di beritakan kepada wartawan yang telah mewawancarainya.

Selain lebih dari itu, nama dari Jokowi yang sudah melesat dalam waktu satu tahun. Konsekuensinya dari lompatan tersebutlah yang menyebabkan mantan walikota Surakarta tersebut bisa berpontesi menurun akan elektabilitasnya.

“Juga dari melesatnya nama Jokowi untuk kurun waktu satu tahun ini yang di anggap sangat begitu cepat pula jatuhnya, hal ini di sebabkan karena Jokowi yang di besarkan oleh adanya media, bukan dari fundamen jaringan arus bawah. Maka dari itu media darling ini yang seperti bubble yang akan menunggu meletusnya saja dan kelihatannya hari ini bubble tersebut yang sudah meletus,” ujar dari Sekjen ProDem tersebut lagi.

Maka dari itu dirinya memberikan penilaian kalau elektabilitas yang turun pastinya akan sangat sulit untuk bisa naik lagi, naikpun pastinya sangat gradual. Dan bisa turun lebih tajam lagi.

“Hal ini yang sama pada saat Megawati pada tahun 2004 silam, yang di mana makin mendekati pilpres elektabilitasnya akan semakin menurun yang akhirnya gagal menang. Jika memang trend seperti ini memang sejatinya jalan opisis lebih lekang kepada PDIP yang di mana di Pileg kemarin juga menang,” ujarnya lagi.

No related content found.

Be Sociable, Share!