Berita Politik – Ahok Sebutkan Dewan DPRD DKI Orang-Orang Bodoh

 

Basuki Tjahaja Purnama, yang sudah di ketahui adalah Gubernur DKI Jakarta, menyebutkan dengan terang-teragan kalau para oknum yang berada di dalam DPRD DKI Jakarta orang orang bodoh. Mereka yang hendak ingin bisa mempermainkan anggaran yang ada, akan tetapi tidak mengerti cara yang harus bisa mereka lakukan agar dari permainan ini sulit untuk bisa di deteksi.

“Ini dari DPRD juga sudah diketahui kalau di dalamnya berada mereka-mereka orang bodoh-bodoh menurut saya,” kritik dari Ahok menjelaskan kepada wartawan setelah ditemui di acara pensiunan PNS Pemerintah Provinsi DKI yang dimana saat tadi di selenggarakan berada di Balai Kota DKI, Kamis (30/7/15).

Sudah di ketahui, kalau dari Bareskrim Mabes Porli yang saat ini melakukan suatu penyidikan akan kasus korupsi berada di dalam suatu penganggaran untuk pengadaan suatu perangkat seperti Uninterruptible Power Supply (UPS) yang di ketahui menghabiskan anggaran sebesar Rp330 miliar. Adapun dari penganggaran ini sudah tercantum berada di dalam anggaran Dinas Pendidikan yang berada di APBDP DKI 2014.

Padahal bisa di ketahui kalau Ahok sudah menyebutkan berada di dalam kebijakan Umum Anggaran Prioritas – Plafon Anggaran Sementara dimana sudah berada di dalam rancangan APBD Perubahan, berada di pertengahan tahun 2014, DKI yang juga tidak mencantumkan adanya satupun anggaran prioritas berada di dalam bidang pendidikan. Hal ini disebabkan untuk penganggaran utama yang dimasukkan langsung berada di Kartu Jakarta Pintar (KJP) dimana sudah tuntas untuk di selesaikan pada APBD pada tahun 2014.

“Kini memang tidak memerlukan lagi suatu biaya untuk program pendidikan karena dari KJP sudah di anggarkan dan berjalan berada di tahun lalu sampai saat ini,” terang dari Ahok.

Di saat pembentukan dari KUAPPAS, DKI sudah memasukkan adanya suatu penganggaran dalam pengadaan perlatan yang terkait masalah tindakan antisipasi banjir rob, juga dari masalah penanganan masalah sampah yang ada di aliran sungai Ibu Kota. Hal ini menjadi suatu persiapan Jakarta dalam menyambut musim hujan di 2014.

Be Sociable, Share!