Berita Politik – Antasari Akui Kalau Segala Kasusnya Itu Adalah Rekayasa

Berada di tujuh tahun silam, republik ini sudah di gegerkan dengan yang namanya pemberitaan Antasari Azhar yang sudah di anggap menjadi otak intelektual berada di balik pembunuhan pengusaha yang bernama Nasrudin Zulkarnaen. Bentuk dari tuduhan itu telah datang di saat dari pria yang di ketahui kelahiran Pangkal Pinang, Bangka Belitung ini sedang ada di masa keemasannya untuk memimpin KPK.

KPK berada di sat itu memang tidak pandang bulu di dalam memenjarakan beberapa tokoh penting berada di negeri ini, mulai dari jaksa sampai dengan sang besar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ada di dalam sebuah wawancara dalam program suatu acara di televisi, Antasari telah kembali untuk membeberkan kenangan kasus yang membuat diriya di vonis untuk di penjara selama 18 tahun. Dirinya sudah menyakini kalau seluruh kasusnya itu adalah sebuah rekayasa saja.

“Saya tidak merasa dendam kepada siapapun orangnya, walaupun saya sendiri sudah mengerti bagaimana sosok dari si A dan si B, saya mengerti siapa yang sudah merekayasa ini, siapa yang menembak sesungguhnya saya sudah mengerti jelas,” terang dari Antasari.

Pada saat dirinya di tanyai tentang orang – orang yang sudah merekayasa bentuk segala kasus ini, Antasari menolak untuk menceritakan semua. Antasari memberikan pengakuan kalau sudah mempunyai komitmen untuk tidak lagi mengungkit masalah kasus ini.

“Kalau memang saya nantinya bisa menceritakan semua, saya tidak komitmen namanya. Saya memang tidak mau mengerti di negeri ini bisa gaduh lagi,” terang dari mantan Kepala Kejaksaan Negeri Jaksel ini. Meskipun demikian, Antasari sedikit telah mengungkit beberapa fakta yang masih sisakan banyak pertanyaan, seperti pesan singkat yang sudah dijadikan bukti yang kuat untuk masalah pembunuhan itu.

Pesan singkat berasal dari Antasari kepad Nasrudin itu sudah di sampaikan jaksa di dalam persidangan.

“Maaf ya mas, masalah ini hanya kita berdua saja yang mengerti, jika memang terblow up nantinya bisa mengertikan akan seperti apa,”

Antasari menyebutkan tidak pernah kirimkan pesan itu. Hal ini sudah di kuatkan dengan kesaksian ahli serta bukti call data record yang menunjukkan adanya pesan singkat itu.

About The Author