Berita Politik Baru – Indosat Dijual Menjadi Hal Terburuk Masa Megawati

Seperti dari markas pemenangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang di sebut dengan rumah Polonia yang saat ini sudah di banjiri dari massa pendukung dari beberapa kalangan yang ada, untuk salah satunya adalah dari komunitas Alumni Daya Mahasiswa Sunda yang di mana sudah berdiri sudah lama semenjak 58 tahun yang lalu.

Berada di dalam orasi yang  ada dari coordinator komunitas, yang bernama Mansyur Ahmad menyebutkan kalau banyak sekali kemunduran yang sudah terjadi pada saat Indonesia untuk di beberapa tahun yang lalu. Yang lebih menyedihkan adalah lepaskan dari Indosat kepada pihak dari negara asing yang terjadi pada saat pemerintahan di pimpin oleh Megawati Soekarnoputri.

“Dari pak harto yang memang sudah pernah mengatakan kepada Indosat jangan pernah untuk sampai lepas ke pihak dari negara asing, mengapa? Karena itu menjadi suatu kuping bangsa dari semua segi intelejen yang ada, dan jika memang itu bisa terjual dari negara asing akan menjadi suatu akibat buruk kepada negara kita. Bisa bisa sadap dan lain sebagainya. Dan itu sudah di jual oleh pemerintahan Mega,” ujar darinya yang sudah di temui berada di Rumah Polonia, Cipinang-Cempedak, Jakarta Utara, Sabtu (21/6/204).

Adanya program yang sudah di canangkan oleh calon presiden nomor urut satu yang sudah di jelaskan oleh Masyur adalah bersinegris dengan apa yang sudah di bangun oleh pemerintahan SBY. Hal tersebut yang menjadi suatu sinyal baik untuk terciptanya kesinambungan dalam pembangunan yang ada.

“Di tahun 2004 yang lalu SBY yang sudah terpilih menjadi presiden dalam keadaan ekonomi yang masih carut marut, namun belaui memulainya dengan hal terbaik, sebagai adanya fondasi pembangunan tidak akan bisa terputus karena nantinya akan bisa di lanjutkan oleh Prabowo,” ujarnya menegaskan sekali lagi.

Masyur yang juga memberikan suatu kecerdasan dari Prabowo yang mempunyai jiwa patriotiknya.

“Prabowo adalah orang yang sangat tegas sekali, mempunyai akses dari luar dan mempunyai jiwa patriot yang sangat tinggi, tanpa adanya pamrih. Kita akan bisa gesture tubuh yang memang pantas untuk menjadi presiden,” tegasnya lagi.

About The Author