Berita Politik Baru – Pemungutan Suara Harus Bisa Diulang Lagi

 

Seperti dari kubu Prabowo Subianto – Hatta Rajasa yang sudah memberikan harapan kalau Mahkamah Konstitusi telah mengabulkan permohonan mereka yang sudah di umumkan pada tanggal 21 Agustus yang akan datang.

Seperti anggota tim kusa hukum dari Prabowo-Hatta yang bernama Didi Supriyanto yang sudah memberikan suatu pernyataan kalau pihaknya sudah mengungkapkan banyaknya kecurangan berada di pemilu tahun ini.

“Saat ini memang kami inginkan keadilan yang ada. Mari kita berhitung angka, kalau memang nanitnya kami bisa di ragukan lagi silahkan, paling tidak ada suatu pemungutan suara ulang. MK yang bisa memberikan suatu putusan di dalam memerintahkan KPU melakukan pemungutan suara ulang selama satu bulan. Jadi di tanggal 20 Oktober bisa ada yang menjadi presiden nantinya,” ujar dari Didi yang sudah di sebutkan kepada wartawan untuk hari ini, Sabtu (16/8/14).

Dengan kehadiran dari 50 saksi berada di dalam persidangan tersebut, Didi yang sudah memberikan pengakuan kalau hal tersebut yang sudah di nilai tidak cukup untuk memberikan ungkapan semua kecurangan pemilu yang sudah terjadi di Indonesia.

“Waktunya hanya selama 2 hari saya untuk bisa memeriksakan kepada para saksi yang ada, kami yang merasa itu memang masih kurang. Kami sudah mengungkapkan yang sudah terjadi di Papua, Nias, dan daerah lain yang ada dalam bukti.Kami yang tentuna tidak bisa memberikan ungkapan dari semua itu berada di MK karena ada suatu keterbatasan saksi dan waktunya,” ujar darinya lagi.

Maka dari itu, dari tim Prabowo-Hatta yang sudah mengajukan pengaduan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Untuk minggu depannya nanti, kita yang sudah melihat keputusan yang sudah kita nantikan. Keputusan baik di MK maupun juga dari DKPP itu final telah mengikat, siapapun yang nantinya akan bisa mematuhinya,”  ujarnya menambahkan lebih tegas lagi.

Didi memberikan tambahan lagi, kini dari pihaknya yang menerimakan suatu putusan dari MK yang akan segera di keluarkan. Dia yang sudah memberikan bantahan isu adanya pengerahan massa untuk membuat suatu sikap anarkiss jika memang gugatan bisa di tolak.

Be Sociable, Share!