Berita Politik – Daripada Ke ‘Dukun Politik’ Mending Sosialisasi Ke Rakyat

Dari Ketua Dewan Perwakilan Partai Golkar yang bernama Hajriyanto Y Thohari yang sudah menanggapi dari adanya kabar miring ysng sudah datang sebutkan adanya dukun politik yang bisa memberikan jaminan untuk bisa menang dari sang calon legislatif pada suatu kompetisi pemilu saat ini dan sebelumnya.

Dia yang justru memberikan suatu sikap yang sangat prihatin yang sudah di lakukan oleh caleg tersebut yang sudah sangat percaya dengan adanya dukun politik itu yang bisa memberikan kemenangan kepada seseorang dalam pemilu seperti saat ini.

“Ini yang sudah menjadi suatu fenomena yang sangat ironis. Sungguh sangat memberikan sangat memprihatinkan. Jadi bagaimana hal-hal yang sangat bersifat musrik dan mistik tersebut bisa di percaya dari para calon pemimpin bangsa itu,” ujar dari Hajriyanto Y Thohari kepada para wartawan yang sedang mencari informasinya.

Dari Wakil MPR yang sudah memberikan penilaian pada suatu era demokrasi yang seperti saat ini memang masih sangat diperlukan untuk bisa dapatkan banyak suara pada saat di gelarnya pemilu yang bukan untuk langsung mencari solusi ke dukun politik, seharusnya bisa di lakukan dengan masing-masing masyarakat.

“Era demokrasi yang tersebut yang langsung dan harus bisa dengan demokrasi deliberatif yang sudah di haruskan pada kandidat yang mempunyai jabatan-jabatan politik yang nantinya bisa menjadi pemimpin dengan cara bedialog-dialog, dan juga konsultasi publik,” ujarnya kembali.

Maka dari itu ia yang tidak bisa berpikir panjang lagi jika memang zaman yang seperti saat ini yang masih sangat percaya dengan adanya dunia syirik dan dukun itu dalam dunia politik. Apalagi seperti yang sudah di katakan dari dirinya orang-orang yang melakukan itu adalah calon, di mana mereka yang akan menjadi pemimpin rakyatnya.

“Coba anda lebih membayangkan saja, apakah mereka bisa di haruskan untuk lakukan suatu konsultasi dengan para rakyatnya, akan tetapi justru malah mencari dan curhat kepada para dukun kepercayaannya,” cibir dari Hajriyanto Y Thohari.

About The Author

Reply