Berita Politik – Fraksi PDIP : Koalisi Merah Putih Adalah Demokrasi Liberal

Berita politik saat ini, membicarakan dari Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah yang sudah memberikan suatu sindiran dari tindakan dan sikap dari koalisi Merah Putih yang sudah menyantap habis kursi pimpinan dari Dewan Perwakilan Rakyat. Basarah yang memberikan suatu penilaian kalau sikap dari koalisi tersebut menjadi demokrasi liberal.

“Seperti dari koalisi yang sudah memberikan dukungan kepada Prabowo tersebut demokrasi yang sudah di berlakukan mereka adalah demokrasi liberal, pemenang yang ambil semua, tidak memberikan kepada partai yang di luar dari partai Prabowo. Orde baru yang sudah di pimpin oleh Pak Harto saja kini sudah menyisakan kursi menteri kepada PDI dan PPP. Biarlah dari rakyat yang memberikan penilaian nanti,” ujar dari Basarah yang disebutkan kepada media untuk hari ini, Minggu (5/10/14) yang sudah di temui berada di kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Basarah sendiri memang tidak mempermasalahkan dari sikap tersebut, akan tetapi dari PDIP pun juga mempunyai suatu strategi sendiri untuk bisa menyaingi dari koalisi merah putih.

“Pastinya kami juga mempunyai suatu strategi sendiri, enggak bisa di bocorkan. Bisa di pastikan kalau dari Jokowi-JK bisa menjalankan dari kekuasaan nasional seperti yang ada di UUD1954 dan hukum, serta bisa memegang dari teguh prinsip jadi bisa insya Allah,” ujarnya menjelaskan lebih tegas lagi.

Dari koalisi pendukung presiden dan wakil presiden yang terpilih dari Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang menghadapi tantangan berada di parelemen. Koalisi tersebut hanya akan di isi oleh PDI P, Partai Hanura, Partai Nasdem, dan PKB. Jumlah ini masih kalah untuk koalisi merah putih yang di mana di sana sudah di isikan dari lima partai politik. Dari partai tersebut adalah Golkar, Gerindra, PKS, PAN, dan PPP. Dan partai Demokrat yang memutuskan tidak memberikan dukungan dari kedua kubu tersebut tetap di pikirkan KMP, yang akan di gunakan untuk paket pimpinan DPR.

About The Author