Berita Politik Hangat – Naik Bajaj, Justru Jokowi Dijadikan Lelucon

 

Seperti dari Calon Presiden yang sudah di andalkan dari kubu PDI Perjuangan dan beberapa parpol yang menjadi koalisinya, Joko Widodo yang di mana sangat akrab di sebut dengan Jokowi tersebut di kenal menjadi sosok yang sangat sering kalinya tampil sederhana dengan menggunakan gaya pencitraaan  di hadapan public yang ada.

Bisa di ketahui sepert yang sudah di lakukannya di saat menuju dalam kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengambil dari nomor urut yang akan di gunakan capres dan cawapres untuk tanggal 2 Juni, Minggu yang lalu. Di saat itu Jokowi bersama dengan sang calon wakilnya, Jusuf Kalla yang berangkat ke KPU dengan menggunakan bajaj yang berbahan bakar gas.

Memang, dari gaya ini lagi-lagi tidak di perlihatkan Jokowi seolah ingin bisa memberikan pertunjukkan jika dari dirinya adalah pemimpin yang sangat dekat dengan rakyatnya.

Ungkapan datang dari Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Agung Suprio, dirinya yang sudah menyebutkan kalau di saat ini rakyat yang tidak membutuhkan pemimpin yang hanya sibuk untuk tampilkan kesan merakyatnya. Dari anggapannya perilaku tersebut justru akan menjadi bahan lelucon yang ada.

“Yang saat ini sudah di lakukan oleh jokowi lantaran sudah memposisikan dirinya untuk menjadi figure sederhana. Akan tetapi pencitraan yang terlalu berlebihan seperti menunggangi adanya bajaj tersebut nantinya akan di buat bahan guyon dari para lawan politik,” ujar dari Agung yang di sebutkan kepada wartawan yang ada di Jakarta untuk hari ini, Kamis (5/6/14).

Tambahan yang ada dari Agung, sebaiknya yang harus bisa di lakukan oleh Jokowi tersebut untuk bisa tampil dengan apa adanya memberikan kesan merakyat gar dari semua public merasa sangat kagum sitem merakyatnya itu.

“Seperti dari yang di lakukan Jokowi terlihat memaksa, harusnya bisa mengerti keadaan kalau Presiden yang dibutuhkan bukan hanya untuk sederhana saja,” tegasnya.

No related content found.

Be Sociable, Share!