Berita Politik – Hidayat Nur Wahid Bantah Akan Kesaksian dari Elda Davianne

 

Sang ketua dari FPKS dari Hidayat Nur Wahid telah muncul dan memberikan ketegasan kalau sebelumnya memang tidak ada suatu hubungan dari PKS maupun dengan Ahmad Fathanah sang tersangka dari korupsi daging sapi yang sampai saat ini masih memanas belum belum sampai usai lagi.

Hidayat Nur Wahid menjelaskan sekali lagi kalau memang Ahmad Fathanah itu tidak pernah untuk mendapatkan tugas dari partai untuk meminta uang kepada Partai.

“Saya tegaskan kami hanya mengerti tentang hal yang sebenarnya.Sebelumnya memang pihak dari PKS tidak pernah atau pun pikirkan untuk menugaskan Ahmad Fathanah untuk meminta uang kepada partai saat sebelum adanya suatu masalah ini” tegasdari sang ketua FPKS tersebut saat di dalam Gedung DPR-RI, pagi ini Kamis (16/5/2013).

Dengan suatu ketegasan tersebut di berikan Hidayat Nur Wahid guna untuk menampik adanya keterangan dari Elda Davianne, yaitu seorang saksi dari masalah ini. Sudah dapat di ketahui kalau Elda Davianne memberikan suatu keterangan kalau Elisabeth Liman yang berasal dari PT Indoguna kini sudah siap dalam memasok suatu sumbangan kepada partai PKS. Saat itu janji terlontarkan di saat bertemu dengan Fathanah.

“Suatu ungkapan yang bisa membuat rugi partai,tahu mengapa karena Ahmad  Fathanah bukanlah seorang kader PKS maupun panitia dari partai, dirinya tidak di tugaskan untuk mencari dana oleh PKS. Saya tegaskan Ahmad Fathanah tidak pernah dapatkan tugas dari kami, karena kamis sudah banyak kader yang siap, bukannya meminta kepada Fathanah yang berasal dari luar,” tuturnya dengan jelas.

Hidayat Nur  Wahid jelaskan kalau partainya PKS ataupun partai-partai yang lain pastinya tidak akan mau untuk menerimakan sumbangan yang bermasalah.Jika memang itu berasal dari sumber yang bermasalah pastinya itu akan di tolak oleh PKS.

“Kami memang tidak mengerti akan masalah sapi tersebut,yang sebelumnya dana tersebut dikatakan dari seseorang yang menyumbang untuk safari dakwah. Maka dari itu kami akan lebih jelaskan  lagi di pengadilan bersama KPK nantinya. Karena KPK akan menunggu kami di pengadilan,” ujarnya lagi.

 

 

 

No related content found.

Be Sociable, Share!