Berita Politik Indonesia – Akbar Tanjung Herankan Wacana Pemecatan Dirinya

Mantan Ketua DPR RI, Akbar Tanjung heran dengan munculnya wacana pemecatan dirinya dari posisi Ketua Dewan Pertimbangan di Partai Golkar. Dirinya tidak melihat alasan apapun yang cukup kuat untuk memecat dirinya dari posisi tersebut.

Menurutnya Politisi Senior Golkar itu, surat yang dikirimkan Dewan Pertimbangan ke DPP Partai Golkar tidak cukup kuat untuk menjadi alasan. Surat itu dikabarkan adalah surat yang berisi evaluasi terhadap upaya pencalonan Aburizal Bakrie sebagai presiden dalam Pemilu 2014 mendatang.

“Tidak bisa saat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan saya memberikan pendapat lalu dijadikan dasar untuk mundur,” ungkap Akbar saat ditemui wartawan di Jakarta Senin (31/2).

Akbar mengaku dirinya tidak tahun menahu tentang wacana yang muncul dari Sekjen Partai Golkar Idrus Marham. Idrus menurut Akbar tidak pernah mengatakan apa-apa terkait hal itu kepadanya. “Saya tidak pernah secara langsung diberi tahu dia. Saya hanya dengan dari media saja.”

Di dalam Partai Golkar, Dewan Pertimbangan yang dipimpin Akbar Tanjung memang memiliki kewajiban memberikan saran dan masukan terkait pecapresan Aburizal Bakrie yang kini menjabat ketua umum partai tersebut. Hal ini membuat Akbar merasa seharusnya tidak ada masalah apa-apa dengan suart itu. Akbar tidak terima dikatakan berupaya menghalagi Ical untuk maju dengan kritisnya pernyataan dalam surat.

Akbar lalu menegaskan bahwa setiap kritik yang tertuang dalam surat itu jelas-jelas adalah salah satu upayanya untuk memenangkan partai. Dia pun mengaku, dalam beberapa kesempatan ia selalu berupaya meyakinkan bahwa Ical memiliki peluang menjadi presiden 2014. “Saya selalu sampaikan itu dalam berbagai kesempatan di dareah” tegasnya.

Akbar lalu menuturkan, jika memang ia harus dipecat dengan alasan pernyataan-pernyataan dalam surat, hal serupa seharusnya juka dialami seluruh anggota Dewan Pertimbangan. Ia mengatakan bahwa surat yang disampaikan jelas-jelas berisi keputusan bersama, bukan perseorangan.

“Jika demikian, seluruh anggota dewan pertimbangan seharunya disuruh mundur . Saya adalah ketua, jadi tentu yang menyampaikannya kepada publik,” pungkas Akbar.

 

 

Info politik

About The Author

Reply