Berita Politik Indonesia – Istri Kedua Jenderal Djoko Pilih Diam Usai Diperiksa

Setelah menjalani pemeriksanaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mahdiana yang adalah istri kedua dari Djoko Susilo, tersangka dari kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Simulator SIM itu terlihat sekali sangat tergesa-gesa.

Mahdiana ini diperiksa oleh KPK selama 10 jam lamanya. hal tersebut bertujuan untuk mengorek-ngorek secara detail mengenai aset-aset yang dimiliki oleh mantan Kepala Korlantas Polri itu guna untuk ditindaklanjuti.

Akan tetapi, setelah diperiksa dan ditemui ketika keluar dari gedung KPK sekiranya pada pukul 20.00 WIB, wanita berhijab itu memilih untuk diam dan tidak berkomentar mengenai pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK.

Bahkan, Mahdiana terlihat sekali terburu-buru menuju mobil Suzuki APV yang berplat nomor B 1517 POB. Tak lama kemudian, ia pun langsung meluncur meninggalkan Gedung KPK yang terletak di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut Johan Budi SP, selaku juru Bicara Dari KPK, Mahdiana memang diperiksa guna menjadi kapasitas sebagai saksi dari pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang tengah menjerat Djoko Susilo.

“Dia memang dipanggil oleh KPK untuk dimintai berbagai keterangan penting. hal tersebut guna memperlancar proses terhadap Djoko nantinya. Sehingga, ini akan lebih mempermudah KPK untuk menindaklanjuti. Namun, yang saya tahu bahwa ia diperiksa untuk TPPU,” tukasnya saat ditemui di Gedung KPK, Pada hari Rabu (20/3).

Seperti yang diketahui sebelumnya, Jenderal berbintang dua itu memang memiliki harta yang sangat berlimpah. Bahkan, kekayaannya ada di mana-mana. Mulai dari vila pribadi, apartemen, SPBU, rumah, tanah, kendaraan dan lainnya dimiliki olehnya. Akan tetapi, jelas saja kekayaan itu harus disita oleh KPK karena terbukti hasil dari korupsi. Akan tetapi, KPK Masih terus berusaha untuk menyelidiki harta kekayaan yang dimiliki Djoko yang diduga adalah hasil dari pencucian uang hasil korupsi.

Djoko sendiri dijerat dengan pasal berlapis pertama yaitu , Pasal 3 dan atau Pasal 4 UU nomor 8 Tahun 2010, lalu Pasal 3 ayat 1 dan atau Pasal 6 UU nomor 15 Tahun 2002 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Djoko sendiri sekarang ini tengah mendekam di Rumah Tahanan Guntur, Jakarta.

 

Berita Politik Indonesia

About The Author

Reply