Berita Politik – Jangan Menghabiskan Begitu Banyak Waktu Keluar, Dewan Menasihati Jokowi

Berita Politik – Gubernur DKI Jakarta Joko “Jokowi” Widodo telah menghabiskan hari kerja pertamanya sebagian besar di luar kantornya, memeriksa banyak daerah kumuh dan halte bus. Ternyata, tidak semua orang terkesan dengan pendekatannya.

Selamat Nurdin, ketua Komisi B DPRD Jakarta yang menangani transportasi dan kota, mengatakan bahwa Jokowi harus memperhatikan hal-hal yang lebih penting.

Nurdin menunjukkan bahwa ada hal-hal penting yang harus diperhatikan Jokowi selain mengunjungi warga, termasuk masa depan Blok A pusat perbelanjaan di pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang hak manajemennya sedang dalam sengketa antara perusahaan swasta dan sebuah perusahaan milik kota.

“Jangan biarkan Blok A sampai akhirnya dikelola oleh bisnis swasta. Blok A adalah aset administrasi Jakarta, “kata Nurdin, Jumat 12 oktober 2012

Nurdin, yang merupakan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), meminta Jokowi untuk segera mengambil tindakan untuk mengambil alih Blok A.

Hak untuk mengoperasikan Blok A saat ini sedang dalam limbo, sebagai Operator pribadi PT Priamanaya Djan International (PT PDI) telah mengajukan gugatan terhadap pemerintah DKI Jakarta melalui Pengadilan Negeri Jakarta Timur mengenai kontrak kerja yang bermasalah untuk mengoperasikan Blok A antara perusahaan dan PD Pasar Jaya.

Dalam gugatan itu, PT PDI menuntut hak untuk mengoperasikan Blok A pusat perbelanjaan sampai 95 persen dari total outlet yang dijual dan dalam jangka waktu 20 tahun, sedangkan PD Pasar Jaya yang bertujuan untuk mengambil alih pengelolaan pusat. Kontrak awal berakhir pada tahun 2008, tetapi diperpanjang hingga 2009.

BPKP memperkirakan bahwa negara menghadapi kerugian hingga Rp 179,56 miliar yang belum direalisasi akibat perselisihan (US $ 18.710.000) miliar.

Ketika ditanya tentang masalah ini, Jokowi mengatakan bahwa ia akan mempelajari masalahnya secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan.

“Saya harus mempelajari kasus pertama. Ada begitu banyak masalah di Jakarta, saya harus melihat masalah tersebut satu per satu, sehingga saya bisa membuat komentar, “katanya di sela-sela kesibukannya sebagai Gubernur Jakarta.

 

Berita Politik

About The Author

Reply