Berita Politik – Jokowi Jangan Sampai Menjual Aset Rakyat

Dari sang kelompok masyarakat pengikut ajaran Soekarno yang sudah di katakan oleh Marhaenis mengingatkan kepada sang Presiden Joko Widodo alias dengan nama Jokowi agar tidak menjual suatu asset negara yang ada.

Sudigdo Adi yang sudah menjadi Ketua Dewan Pimpinan Nasioanal Keluarga Besar Marhaenis, memberikan ungkapan kalau Joko Widodo sampai menjual adanya asset negara, seperti yang sudah di katakan rezim sebelumnya, dirinya akan di jatuhkan oleh rakyat. Jokowi yang harus bisa memanfaatkan sebesar-besarnya kekayaan yang ada di Indonesia saat ini, yang di gunakan untuk rakyatnya.

“Untuk ke depannya hal tersebut memang tidak boleh terjadi. Jangan lagi menjual asset milik rakyat, dan jika memerlukan renegosiasi kontrak yang sudah menguntungkan rakyat Indonesia,”ujar dari Sudigdo yang berada di sela-sela di suatu acara Diskusi 17an di Pendopo Parasamya Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu, 7 September 2014.

Dari Keluarga Besar Marhaenis yang menjadi salah satu kelompok masyarakat pendukung Joko Widodo – Jusuf Kalla pada saat pemilu Presiden untuk tahun 2014, dirinya yang sudah berjanji akan bisa memberikan kritikan kepada Jokowi jika memang dari kebijakannya nanti tidak sejalan menurut dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Dari anggapannya semenjak dari pemerintahan Orde Lama, Orde Baru sampai dari pemerintahan SBY, suatu kebijakan pemerintah yang sangat jauh dari rencana Undang-Undang UUD 1945.

Untuk bisa memberikan perwujudan dari pemerintahan yang berpihak kepada rakyat kecil, Sudigdo memintan Joko Widodo untuk memilih ke beberapa menteri yang sangat professional dan berintegritas. Dari penyusunan cabinet, seperti yang sudah dia katakatan tidak boleh di dasarkan dengan adanya semangat bagi kursi karena tidak akan mengakibatkan perubahan apapun yang ada di Indonesia saat ini.

“Akan tetapi saya merasa sangat optimis kalau Jokowi-JK akan bisa untuk bisa memilih pembantunya yang sangat professional dan hambatan yang ada di Parlemen yang kalah kursi akan bisa di laluinya. Pastinya akan banyak yang bisa bekerja sama merapat bersama dengan Jokowi-JK,”ujar dari dirinya lagi. Di ketahui dirinya juga menjadi Guru Besar Universitas Padjadjaran Bandung itu.

About The Author