Berita Politik Nasional – Golkar, PKS Belum Lulus Tahap Verifikasi Pemilu

 

Berita Politik Nasional – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan akhir pekan lalu bahwa dari 16 partai politik, 13 telah melewati tahap verifikasi faktual di tingkat nasional. KPU belum memutuskan status dari partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Bulan Bintang (PBB), yang sejauh ini masih menjalani proses verifikasi faktual.

KPU mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tiga partai politik gagal memenuhi persyaratan dasar untuk pihak yang akan dinyatakan layak untuk mengikuti pemilihan umum 2014.

Golkar dan PBB telah gagal untuk memenuhi persyaratan dasar bahwa perempuan harus terdiri atas 30 persen dari keanggotaan pengurus pusat partai. Partai berbasis Islam, PKS, sementara ini, gagal menghadirkan ketua dan sekretaris jenderal selama kunjungan yang dilakukan oleh komisaris KPU.

“Ketika kami tiba untuk proses verifikasi, baik ketua partai dan sekretaris jenderal tidak muncul,” kata komisioner KPU Ferry Kunia Riskiyansyah dalam keterangannya.

Adapun representasi perempuan, 61 persen dari keanggotaan dewan pusat PKS merupakan anggota partai perempuan. Ketiga partai tersebut memiliki waktu hingga 17 November untuk melengkapi berkas mereka sebelum menjadi peserta putaran satu verifikasi faktual.

Tiga belas partai politik yang telah melewati proses verifikasi faktual di tingkat nasional adalah, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Persatuan Nasional (PPN), Partai Perawatan Rakyat Nasional (PPRN), Partai Demokrat Pembaruan (PDP) dan (PKBIB).

Menanggapi hasil verifikasi, Wakil Sekjen Golkar Nurul Arifin mengatakan bahwa tidak ada alasan bagi anggota partai untuk panik.

“Kami tidak khawatir. Kami tahu semua tahapan dan ini bukan alasan untuk panik. Minggu depan, kami akan menyerahkan daftar baru dengan lebih banyak anggota perempuan, “kata Nurul seperti dikutip kantor berita Antara.

Nurul mengatakan bahwa Golkar sebenarnya sudah memenuhi ambang batas 30 persen untuk anggota perempuan dewan pusat. “Mereka hanya tidak muncul selama proses verifikasi. Beberapa dari mereka melanjutkan ibadah haji, sebagian berada di luar kota atau luar negeri. Mereka pasti akan muncul untuk tahap verifikasi berikutnya, “kata Nurul.

 

Berita Politik Nasional

Be Sociable, Share!