Berita Politik – Prijanto Sarankan Jokowi Mundur Dari Gubernur DKI Jakarta

Masih ingatkah anda kepada Prijanto, dia adalah mantan Gubernur DKI Jakarta memberikan ungkapan baru akan sengitnya pilpres yang akan di selenggarakan bulan depan nanti. Prijanto yang memberikan saran tertuju kepada Joko Widodo untuk bisa mundur dari jabatannya menjadi Gubernur DKI Jakarta, jika memang darinya tidak terpilih untuk menjadi Presiden nantinya. Bahkan dirinya yang juga menambahkan saran kalau mantan wali kota Solo itu jangan terlalu optimis kalau nantiya bisa menjadi pemenang di Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) di tanggal 9 Juli 2014 nanti.

“Memang benar kalau dari Joko Widodo nantinya bisa menang?  Saya yang sudah teringat kepada pak Foke dahulu. Yang mempunyai elektabilitas sangat tinggi? Yang terjadi apa, kalah apa menang? Kalahkan. Juga dari pak Agum yang dahulu menjadi Cagub Jabar mempunyai elektabilitas tinggikan, akan tetapi juga masih kalah. Jangan merasa senang-senang dahulu. Jokowi yang masih belum tentu untuk menang. Kalaupun nanti Jokowi menang balik menjadi Gubernur saya menyarankan untuk mundur,” ujar dari Prijanto, yang di ketahui berada di Ancol untuk hari kemarin, Rabu (11/6/14).

Prijanto yang memberikan penjelasan tambahan lagi, walaupun dari peraturannya Joko Widodo (Jokowi) yang tidak di haruskan untuk mundur, akan tetapi menjadi sebagai pejabat public akan mempunyai etika baik jika memang dirinya bisa mundur nantinya.

“Itu adalah revolusi mental. Justru itulah yang nantinya akan bisa memberikan petunjuk jika memang dirinya tidak menang menjadi Presiden. Lebih baiknya kalau dirinya bisa mundur karena sudah tidak ada yang di takutkan lagi. Dahulukan diirnya sudah katakan ingin mundur takut di persulit oleh DPRD. Kalau dari hukum moral dan etika lebih baiknya dirinya bisa mundur nanti,” tegasnya lagi.

Seperti di sampaikan kepada Prjanto, mundur atau tidaknya Jokowi kelak di saat dirinya tidak menang bisa membantu citranya yang sudah baik berada di public saat ini.

About The Author