Berita Politik – Rencana DPR ke Tiga Negara Mendapat Sorotan

 

Beberapa waktu belakangan ini beberapa anggota dewan disebutkan akan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke tiga negara selama enam hari. Dimana ada beberapa anggota DPR khususnya anggota komisi X akan berangkat ke Yunani, India, dan Turki. Kunjungan tersebut dilakukan berkaitan dengan agenda penyusunan RUU kebudayaan dan perbukuan. Nah, rencana para anggota dewan ini mendapat sorotan.

Pasalnya total anggatan yang diperlukan untuk melakukan kunjungan kerja selama enam hari tersebut mencapai Rp Rp 3,1 miliar. Hal ini diungkapkan Direktur Investigasi dan Advokasi Sekretariat Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Sekna Fitra) Uchok Sky Khadafi. Menurut Uchok biaya sebesar Rp 3,1 miliar itulah yang dialokasikan pemerintah untuk biaya kunjungan kerja tersebut.

Lebih lanjut Uchok menjelaskan rincian biaya yang digunakan. Dimana dari Rp 3,1 miliar tersebut untuk Rp 516 juta dialokasikan untuk membiayai kunjungan komisi X ke India. Kemudian Ro 1,5 miliar digunakan untuk biaya perjalanan dan akomodasi anggota DPR ke Yunani, dan Rp 1 miliar untuk kunker ke Ankara, Turki. Uchok berharap agar DPR menghentikan rencana studi banding atau yang disebut sebagai kunjungan kerja tersebut. Menurutnya kegiatan tersebut hanya akan membuang-buang uang negara.

Sementara itu di tempat terpisah, salah satu anggota Komisi X, Dedi S. Gumelar meyakini bahwa kunjungan yang akan dilakukan tersebut akan memberikan banyak manfaat. Politikus yang dulunya anggota grup lawak Bagito ini berharap bahwa rencana kunjungan tersebut bisa ditanggapi secara positif. Anggota DPR dari PDI Perjuangan yang sering disapa Miing ini kebagian jatah memimpin rombongan ke Turki.

Dalam penuturannya salah satu bukti bahwa kunjungan kerja yang dilakukan bukan hanya jalan-jalan semata adalah adanya berbagai persiapan yang sudah dilakukan. Menurutnya persiapan yang ada sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Dalam penjelasannya ia dan beberapa rekannya telah datang mengunjungi ke Kedutaan Besar Turki yang ada di Indonesia. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melakukan koordinasi terkait kunjungan kerjanya ke Turki. “Selain itu kami juga meminta informasi awal tentunya,”jelasnya.

 

 

Berita Politik

No related content found.

Be Sociable, Share!