Berita Politik – Rhom Irama Tidak Mendukung Ahok Dalam Pilkada 2017

 

Ada kabar baru yang  mengenai partai yang kini di miliki oleh Rhoma Irama. Nama dari partainya adalah Partai Idaman. Kini berasal dari  Rhoma Irama yang selaku menjadi Ketua Umum DPP Partai Islam Damai Aman (Idaman) memberikan ketegasan tidak akan memberikan dukungan kepada calon Gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama atau yang sudah sering di kenal dengan nama Ahok dalam penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah berada  di tahun 2017 nanti.

“Saya menegaskan tidak akan memberikan dukungan kepada Pak Ahok seperti yang telah di beritakan. Saya memberikan dukungan kepada calon yang lainnya bukan dirinya,” ujar dari Rhoma Irama yang sudah di temui berada di Kemenkum HAM, Jakarta, untuk hari ini Selasa (24/5/16).

Berdasarkan keterangan dari Rhoma Irama, kader Partai Idaman tidak ingin kalau seorang cagub bisa saling berhadapan langsung atau head to head dengan Ahok, agar nantinya jalannya Pilkada DKI bisa menjadi lebih demokratis dan juga lebih adil lagi. Pria yang sudah dikenal banyak masyarakat menjadi raja dangdut ini masih belum bisa memberikan keputusan siapa yang bakal dia dukung berada di  Pilkada DKI 2017 karena di saat ini masih menyiapkan suatu kelengkapan membangun partai baru menjadi badan hukum yang bisa di laksanakan di pemilu serentak pada tahun 2019.

“Bentuk tahapan proses verifikasi yang ada, untuk segala persyaratan yang berlaku kini sudah ada 80-90 persen. Target untuk kami  berada di bulan Juni ini masuk berada di dalam persyaratan,” terang dari Rhoma Irama menerangkan.

Rhoma Irama sendiri menegakan kalau partainya saat ini masih berupaya agar syarat-syaratnya terpenuhi dalam kepegurusan wilayah sebanyak 75% ada di tingkat kabupaten dan kota  sebesar 50 persen berada di kecamatan.

Adapun sebelumnya dari kementrian Hukum dan HAM sudah meresmikan pembukaan pendaftaraan untuk parpol baru agar bisa menjadi badan hukum sekaligus di awalinya verifikasi parpol oleh pihak Kementrian Hukum dan HAM.

Be Sociable, Share!