Berita Politik – Serangan Kantor TVOne Malah Rugikan PDIP

Suatu aksi masa dari PDI Perjuangan yang sudah melakukan segel dari kantor TVOne yang berada di Jakarta dan Biro Daerah Yogyakarta di sebabkan karena adanya pemberitaan yang menyebutkan kalau partai yang berlambang banteng moncong putih tersebut adalah sarang dari PKI, hal ini yang menjadi timbal baliknya adalah merugikan dari pihak  Joko Widodo dan Jusuf Kalla sendiri. Lebihnya lagi akan segera di dalam hari pemungutan suara pilpres untuk tanggal 9 Juli mendatang.

“Memang itu semua yang sudah saya nilai sangat merugikan. Harusnya tidak seperti ini. Kan itu menjadi partainya yang mendapatkan akibat buruknya macam anarkis itu,” ujar dari salah satu pengamat politik yang bernama Arbi Sanit berasal dari Universitas Indonesia, jumat kemarin (4/7/14).

Berada di dalam dunia politik, dirinya menambahkan sebenarnya ada dua hal yang harus di mengerti. Di antaranya adalah politik formal dan politik informal. Untuk politik formal adalah suatu perintah yang di sampaikan resmi dari pengurus partainya.

Sedangkan untuk politik informal adalah massa yang sudah berafiliasi sendiri dengan parpol akan tetapi bukan anggota resmi dari parpol. Dalam kasus TVOne tersebut, Arbi memberikan penilaian kalau telah melakukan protes harusnya tidak secara resmi dengan mengatas namakan partainya. Karena kemungkinan besar mereka bukan anggota resmi partai PDIP.

“Harusnya dari mereka, PDIP yang menggunakan politik informal. Kalaupun memang terjadi apa-apa, yang kena nantinya orang itu sendiri bukan berasal dari partainya,” ujarnya menjelaskan lebih tegas lagi.

Selaku menjadi perwakilan dari dewan pers, M Ridwan memberikan penjelasan, TV One yang sudah bersedia untuk memuat hak jawab sebanyak tiga lagi.

“Dengan selambat-lambatnya adalah 5 Juli 2014, menyiarkan risalah yang ada, TV One yang sangat berkomitmen untuk bisa mentaati dari jurnalistik. Kedua pihak sepakat dewan pers tidak ke ranah hukum. Kecuali memang tidak terpenuhi,” ujar dari Ridwan menegaskan.

About The Author