Berita Politik – Susi Hebat, Minta Jokowi Keluar Dari G20

Anggota dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yang bernama Effendi Simbolon memberikan pujian kepada sikap menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Hal tersebut di sebabkan karena menteri yang sangat nyentrik tersebut di anggap mempunyai rasa nasionalisme tinggi untuk saat ini.

“Selama dua hari ini, sungguh saya merasa sangat salut kepada Menteri Susi. Saya yang bangga dengan rasa nasionalisme tinggi di tunjukkan oleh Bu Susi,” ujar dari Effendi yang sudah di temui berada di dalam diskusi ‘Bola Panas BBM’ di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu 15 November 2014.

Dirinya yang sudah memberikan penilaian, Susi mempunyai sikap yang sangat bagus di saat melontarkan adanya pernyataan yang meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk bisa keluar dari G-20. Effendi sendiri memberikan penilaian kalau keberadaan dari Indonesia berada di dalam kelompok Negara tersebut bisa di anggap menjadi sasaran dari beberapa Negara maju tersebut.

“Kenapa harus bisa menjadi kacung berada di dalam orang – orang kaya? Kita saat ini memang bukan termasuk dari mereka, mereka adalah orang-orang kaya. Kita hanya akan di jadikan pasar nantinya,” ujar dari dirinya menjelaskan lebih tegas lagi.

Seperti yang sudah di ketahui, Selasa untuk tanggal 11 November kemarin Ibu Menteri Susi sudah memberikan suatu permintaan kepada Indonesia untuk bisa keluar dari kelompok Negara tersebut, karena bisa di pastikan tidak akan memberikan keuntungan berada di sector perikanan. Misalnya dari produk tuna Indonesia yang sudah di kenakan tariff bea masuk sebanyak 14 persen, sedangkan dari Negara berkembang seperti dari Timor Timor mendapatkan 0 persen. Kini akibatnya Indonesia kehilangan sebanyak US$105 juta per tahun untuk perdagangan tuna dunia.

“Saya yang sudah meminta kepada dirjen pemasaran untuk bisa menyurati Setneg atau apa kita akan bisa keluar dari G-20.buat apa kita bisa bertemu dengan mereka di sana?untuk apa manfaat yang ada?G-20 ini adalah Negara mampu, Negara maju.Timor Timor adalah Negara berkembang. Mending kita menjadi Negara berkembang saja deh, akan tetapi bisa mendapatkan ratusan juta dolar,” ujar dari Susi.

About The Author