Berita Politik – Syamsu Ingin SBY Urusi DKP Tentang Pencopotan Prabowo

 

Syamsu Djalal, di mana pria ini adalah Mantan Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI yang sudah memberikan suatu harapan para mantan petinggi dari  TNI yang di mana dahulu sudah pernah untuk duduk di Dewan Kehormatan Perwira (DKP) bisa membeberkan suara tentang pemberhentin Prabowo Subinto dari ABRI.

Syamsu yang memberikan penyampaian hal tersebut di saat di tanyai tentang beredarnya salinan surat yang sudah dituliskan sebagai keputusan DKP untuk memberhentikan Prabowo. Surat tersebut yang saat ini sudah berhasil untuk beredar luas di internet.

Syamsu memang yang juga tidak bisa untuk memastikan surat tersebut asli atau tidaknya. Untuk tidak berharap nantinya akan menjadi polemic menurut Syamsu lebih baiknya mereka bisa untuk menandatangai adanya surat tersebut dan bisa di jelaskan kepada public.

“Yang tanda  sudah tanda tangan itu semua dan tertera di bawahnya itu harus bisa untuk memberikan penjelasan surat itu,” ujar dari Syamsu yang sudah di temui setelah menghadiri sebuah acara di Cikini , Jakarta Pusat untuk di hari kemarin yang sudah dirilis di media Tribunews.com.

Berada di dalam dokumen tersebut yang di mana sudah beredar luas, surat yang berklarifikasi tersebut sudah di tanda tangani para petinggi TNI pada saat itu. Mereka yang di antara lain adalah Subagyo HS untuk bisa menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Djamari Chaniago, Ari J Kumaat, Fahrul Razi, Susilo Bambang Yudhoyono, Agum Gumelar, dan Yusuf Kartanegara.

Syamsu tidak mengerti semua hal tersebut, di karenakan memang tidak duduk berada di DKP. Akan tetapi ia yang sudah mendapatkan suatu informasi kalau dari Prabowo memang sudah di berhentikan.

“Prabowo memang sudah di copot, diberhentikan,” ujar cari Syamsu.

Ia sendiri yang sudah mengatakan berdasarkan hasil sidang DKP, Prabowo di ketehaui telah melakukan pelanggaran. Maka yang benar seharusnya Prabowo bisa di bawa ke meja hijau.

No related content found.

Be Sociable, Share!