Berita Politik Terbaru – Anas Didukung Banyak Anggota DPR

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Anas Urbaningrum telah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan korupsi Hambalang pada 23 Februari 2013 lalu. Anas menjadi tersangka setelah diduga menerima pemberian hadiah erkait proyek Hambalang saat dia masih menjadi anggota DPR RI. Setelah ditetapkan sebagai tersangka Anas kemudian dicabut kepemilikan paspornya oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Hal inilah yang kemudian memicu kemarahan sebagian anggota DPR. Mereka pun beramai-ramai menyuarrakan pembelaan terhadap nasib Anas yang dinilainya korban politik.

Salah satunya yaitu politikus PPP, Ahmad Yani. Menurutnya ada banyak tersangka yang dicegah ke luar negeri namun paspor mereka tidak ada yang ditarik. Ahmad Yani berpendapat sebaiknya Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia harus menjelaskan alasan penarikan paspor Anas Urbaningrum. Yani pun menjanjikan akan memanggil Menteri Hukum dan HAM terkait dengan penarikan paspor Anas. Menurutnya penarikan paspor tersebut telah melanggar batas-batas hak asasi manusia. “Ini jelas punya motif politik,”katanya.

Pendapat hampir sama juga disampaikan anggota Komisi Hukum dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Trimedya Panjaitan. Dalam penuturannya penarikan paspor Anas merupakan langkah berlebihan. Penarikan paspor tersebut justru dikhawatirkan akan lebih memicu polemik politik. Apalagi selama ini mereka yang selama ini dicegah ke luar negeri tidak pernah ditarik paspornya. “Ini tidak lazim. Jangan sampai Anas teraniaya jadinya,”ujarnya. Dalam pasal 31 ayat 3 huruf b Undang-Undang Nomor 6 tahun 2011 tentnag Keimrigrasian menyebutkan bahwa penarikan paspor bisa dilakukan jika pemegangnya masuk dalam daftar pencegahan.

Anas sendiri sejak mundur dari Ketua Umum partai Demokrat pada 23 Februari 2013 lalu kemudian rajin berkomunikasi dengan sejumlah pihak yang getol mendorong pengusutan hukum atas kasus dana talangan Century. Anas juga pernah berbicara dengan sosok Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat lembaga tersebut memeriksa kasus Century pertama kalinya. Sosok mantan Ketua BPK tersebut adalah Anwar Nasution. Dalam kesempatan lain, Anas juga mengatakan bahwa penetapan dirinya sebagai tersangka baru halaman pertama. Selanjutnya akan ada halaman-halaman berikutnya yang menyusul.

 

 

Berita Politik Terbaru

Be Sociable, Share!