Berita Politik Terkini – Anas Bisa Komitmen Dengan Omongannya

 

Ruhut Sitompul selaku politikus partai politik Partai Demokrat mengungkapkan bahwa pidato Anas hanyalah gertakan sambal. Akan tetapi, ternyata pernyataan dari Ruhut pun ditanggapi oleh Muhammad Rahmad selaku Wakil Direktur Eksekutif bidang Pembinaan SDM DPP Demokrat yang mengungkapkan bahwa pernyataan Anas bukanlah gertakan semata saja, melainkan pernyataan yang sungguh-sungguh ingin dilakukan.

“Saya yakin bahwa pernyataan Ana s memang benar adanya. Dia pasti akan membuktikan omongannya. Kalau memang itu terjadi dan Anas membuktikan bahwa ia benar, maka dipastikan elektabilitas Demokrat akan mengalami penurunan,” tukas Rahmad.

Menurut Ramhad, Anas akan menempuh jalur hukum. Ia juga akan mengungkapkan sejumlah fakta mengenai kasus Hambalang. Sebab, nama baik Anas dianggap sudah dicemarkan.

Rahmad juga mengungkapkan bahwa Anas dianggap bersih dan tidak mungkin terlibat dalam kasus korupsi Hambalang. Hal itu dikarenakan Anas adalah orang yang paling perduli dan berada paling depan dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Anas adalah sosok yang tidak pernah berhenti berjuang untuk membangun demokratisasi di negara ini menjadi lebih baik.”

Sementara itu, Ray Rangkuti selaku pengamat politik mengungkapkan bahwa sekarang ini publik terlalu memfokuskan perhatian pada penetapan Anas sebagai tersangka dalam proses korupsi Hambalang serta keputusan untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Ray menuturkan bahwa publik seharusnya memikirkan hal yang jauh lebih penting dibandingkan penetapan status tersangka serta pidato yang dilontarkan Anas.

“Publik terlalu fokus pada masalah dia (Anas). Padahal, harusnya yang dipikirkan adalah bagaimana jadinya nasib sprindik yang telah dibuka kepada publik sebelum Anas ditetapkan sebagai tersangka.”

Ray juga menambahkan bahwa bocornya sprindik yang telah dibuka maka akan menunjukkan titik terang dari permasalahan yang ada.

“Perlu kita cari tahu apakah kasus Anas itu memang karena korupsi (melanggar hukum) atau karena ada hal lain seperti intervensi kekuasaan.”

Ray mengungkapkan bahwa ada baiknya jika publik menunggu sampai mana Anas berani membuka kasus tersebut kepada publik.

“Kita tahu bahwa banyak sekali aktor yang berada di balik kasus korupsi tersebut seperti Nazarudin, Andi Mallarangeng, Angie dan bahkan Anas. Saya harap bahwa pidatonya bukanlah omongan belaka saja,” tandasnya.

 

 

Berita Politik Terkini

Be Sociable, Share!