Berita seputar olahraga sepakbola liga liga Inggris, Italia, Spanyol, Jerman, Champions, euro 2012, dan juga berita berita internasional lainnya
piala dunia 2014

facebook
twitter
google plus
Taruhan Bola SBOBET
Bwinning Sportsbook
SBOBET, IBCBET, SBOBET Casino
Posted by Berita Terbaru On January - 20 - 2013 0 Comment 975 Views
Berita Politik Terkini

Partai Gerindra dan Partai Nasdem berpeluang besar mendapatkan keuntungan dari karut-marutnya internal partai Demokrat. Hal ini disebabkan ketidak harmonisan tersebut telah menurunkan popularitas partai.

Hal ini dikemukakan Pengamat politik Sukardi Rinakit, dalam Rapat Koordinasi dan Pelatihan Badan Komunikasi Partai Gerindra dengan tim DPD Komunikasi Partai Gerindra, di Hotel Century, Jakarta Pusat, Sabtu (19/1). Ia mengatakan para pendukung Partai Demokrat condong akan beralih ke Gerindra, dan Nasdem.

“Demokrat ribut soal Anas, Hambalang, Sultan Batoegana dan Gus dur serta banyak lagi. Ini jelas menurunkan popularitas partai, dan pendukungnnya bisa lari ke Gerindra dan Nasdem,” ujarnya.

Partai Gerindra diperkirakan Sukardi bisa saja mendapatkan suara setidaknya dari 22 persen pada pemilu legislatif mendatang. Hal ini dapat dicapai apalagi jika mampu memanfaatkan momentum kisruhnya partai Demokrat. jika Gerindra mampu mengaet partai partai non parlemen untuk bergabung, angka ini bisa saja bertambah.

“Golkar dan PDIP saya perkirakan akan stagnan pada angka 20 persen, sementara Demokrat dan PKS 7 persen sampai 10 persen, Nasdem 5 persen. Sisanya ada pada angka parlemen parliamentary threshold,” ujarnya.

Partai Gerindra, menurut Sukardi melihat hal ini akan mampu mengusung calon presiden tanpa harus koalisi dengan partai lain. Calon presiden dari partai Gerindra, Prabowo Subianto, karena hal ini disebut Sukardi termasuk yang diuntungkan dari sisi “ketidaktegasan” pendiri Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai presiden.

Prabowo menjadi salah satu tokoh, dari empat tokoh yang menurut masyarakat memiliki karakter yang kuat dan tegas. Ketiga tokoh lainnya yakni Jusuf Kalla, Mahfud MD, dan Megawati Soekarnoputri.

Pilpres 2014 nantinya, lanjut Rinakit, masyarakat sudah bosan dan mencari karakter yang berlawanan dengan karakter presiden saat ini. Rinakit mengingatkan sifat masyarakat Indonesia adalah mudah lupa, mudah kasihan dan mudah bosan.

“Tokoh-tokoh ini dinilai masyarakat memiliki sikap tegas, sikap yang dinilai masyarakat kurang dimiliki SBY. Masyarakat sudah bosan dengan ketidaktegasan SBY memimpin,” ujarnya.

 

Berita Politik Terkini

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 1 vote)
Berita Politik Terkini - ‘Kisruh Internal Demokrat Untungkan Gerindra’, 5.0 out of 5 based on 1 rating
Be Sociable, Share!
Categories: Politik

Leave a Reply

*