Berita Politik Terkini – Konflik Internal Mengganggu Kinerja KPU

Berita Politik Terkini – Ketika Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah banyak dikritik karena kinerjanya yang buruk, salah satu pemimpinnya, Ida Budhiati, Jumat, menyalahkan sekretariat komisi yang katanya tidak kooperatif.

Selama pertemuan di DKPP untuk mendengar keluhan tentang kinerja KPU yang diajukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Ida tiba-tiba mengatakan kinerja yang buruk rupanya karena “pembangkangan dari sekretariat KPU”.

“Kami telah menghadapi hambatan besar untuk mendapatkan bantuan. Secara pribadi, saya berpikir bahwa telah terjadi ketidakpatuhan birokrasi dalam KPU, “kata Ida selama pertemuan.

Ida lebih lanjut mengatakan bahwa beberapa staf di sekretariat KPU, yang sebagian besar pejabat Kementrian Dalam Negeri, menolak untuk mengirim orang untuk membantu verifikasi administrasi dari 34 partai politik pada tanggal 16 Oktober.

Kurangnya dukungan memaksa KPU untuk memperpanjang proses verifikasi. Pada akhirnya, pengumuman itu dibuat pada 28 Oktober, tiga hari dari jadwal yang telah ditetapkan.

“Mereka meninggalkan kami melakukan verifikasi dokumen sendiri saja,” kata Ida pada pertemuan yang dipimpin oleh ketua DKPP Jimmly Asshiddiqie.

Selain Bawaslu, Synergy Rakyat untuk Demokrasi di Indonesia (Sigma) juga mengajukan keluhan terhadap mereka.

Bawaslu dan Sigma menuduh komisaris melanggar kode etik selama verifikasi administrasi, di mana mereka meloloskan 16 partai politik dan mendiskualifikasi 18 partai lainnya.

Bawaslu mengatakan bahwa komisaris telah gagal untuk memberikan verifikasi transparan karena mereka menolak untuk bekerja sama atau mengungkapkan data ke Bawaslu. Para komisaris belum memberikan alasan yang jelas mengapa 18 partai politik tidak lulus verifikasi.

Sistem KPU online, yang dikenal sebagai Sipol, dianggap tidak dapat diandalkan dan telah menghambat proses verifikasi. Bawaslu mengkritik kerja sama antara KPU dan Yayasan Internasional untuk Sistem Pemilihan dalam mengembangkan Sipol, dengan mengatakan bahwa proses pemilu tidak harus melibatkan atau didanai oleh organisasi asing.

Salahuddin dari Sigma mengatakan bahwa kesaksian Ida di persidangan akan membuka pintu untuk mengungkap masalah utama dalam penyelenggara pemilu di negara itu.

Pemimpin Partai Nasional Republik (Partai Nasrep) Rahman Sabonama mengatakan bahwa konflik internal di KPU mencerminkan ketidakmampuan komisi untuk mempersiapkan pemilu mendatang.

“Itu memalukan bahwa mereka mengungkapkan konflik internal mereka dalam sidang ini. Konflik menunjukkan bahwa mereka tidak siap untuk melaksanakan pekerjaan penting ini, “katanya.

 

Berita Politik Terkini

About The Author

Reply