Berita Politik Terkini – KPU Habis Akal Masalah Buka Kotak Suara

Heri Budianto, yang menjadi Direktur Political Communication Institute (Polcomm), yang sudah memberikan suatu penilaian kalau Komisi Pemilihan Umum yang sudah cukup siap untuk menghadapi dari gugatan yang sudah di lakukan pihak capres Prabowo Subianto – Hatta Rajasa berada di dalam sidang Mahkamah Konstitusi. Dari langkah mereka tersebut yang sudah menunjuk kepada advokat senior, seperti Adnan Buyung Nasution, yang menjadi kuasa hukum menjadi indikasi konkret.

“Dengan menunjuk kepada Bang Butung, KPU yang saat ini inginkan suatu keputusan menetapkan kepada Joko Widodo – Jusuf Kalla untuk menjadi presiden yang sudah di putuskan oleh MK. Bukan untuk bisa di anulir nantinya,” ujar dari  Heri yang sudah di sebutkan kepada wartawan yang ada di Jakarta, untuk hari Sabtu (9/8/14).

Akan tetapi dengan demikian, KPU bukan tanpa adanya suatu masalah lagi. Terkait dengan pembukaan kotak suara, Heri yang sudah melihat dari beberapa lembaga yang sudah di ketahui Husni Kamil Manik tersebut seperti kehabisan akal lagi untuk mengatasi opini yang sudah berkembang.

“Mestinya KPU akan bisa memberikan suatu penjelasan secara jelas dan juga bisa clear permasalahan dari kotak suara yang masih di bicarakan sampai saat ini,” ujar dari dirinya.

Seperti dari anggapan Heri, public yang sudah menangkap KPU telah melakukan suatu kesalashan dan melanggar adanya etik yang ada. Jika memang tidak di sikapi dengan benar, maka dari itu masyarakat yang akan menyimpulkan mereka akan berpihak kepada salah satu calon.

“Sebab yang ada, calon yang merasa di rugikan adalah dari kubu Prabowo-Hatta. Masalah dari soal tersebut KPU yang mestinya membela diri,” ujar ketegasan lebih lanjut.

Pengajar yang berasal dari Universitas Mercu Buana, Jakarta telah menambahkan seharusnya dari kotak suara tersebut bisa di buka dengan menghadirkan saksi dari kedua belah pihak dan juga dari kemananan. Tujuannya agar tidak munculnya praduga dari pasangan calon.

About The Author