Berita Politik Terkini – PDIP Sudah Lama Mengerti Sadapan Tersebut

Dari partai besar  seperti Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) untuk saat ini baru memberikan pengumuman dari aksi penyadapan yang  berada di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Bisa di ketahui kalau penyadapan tersebut memang sudah di ungkapkan pada tiga bulan yang lalu.

Seperti dari anggapan keuta DPP PDIP, seperti Maruarar Sirait, memang tidak adanya suatu niatan dari partainya untuk bisa memberikan pengumuman dari hal tersebut setelah mendekati dari gelaran Pemilu untuk tahun 2014 ini.

“Saya yang sudah merasakan in ibis di sampaikan  kepada para orang-orang yang lain untuk bisa lebih berhati-hati. Di sebabkan dari penyadapakan yangbisa terjadi kepada siapa saja orangnya,” ujar dari Maruarar yang di sebutkan kepada wartawan untuk hari ini, Jumat (21/1/14).

Dari penyebabnya, ujar dari dirinya, penyadapan tersebut akan bisa kembali lagi setelah dari sang PResiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah di sadap oleh pemerintahan Australia.

“Saya merasa, untuk pribadi saya sendiri dan partai kita harus bisa lebih banyak berhati-hati lagi,” tegasnya lagi memberikan jawaban dari pertanyaan wartawan.

Walaupun seperti saat ini, Maruara yang masih belum jelas dengan pasti siapa yang sudah melakukan dari penyadapan tersebut kepada Joko Widodo. Partainya yang juga tidak mampu untuk mengerti Badan Intelejen Nasional yang melakukan suatu pendapan tersebut.

“Kita yang bisa berfikir positif saja, saya bisa memberikan harapan aparat untuk bisa mengatasi dari masalah akan penyadapan gelap ini,” ujar darinya.

Tidak hanya itu saja, partaina juga tidak ingin untuk melaporkan kasus penyadapan ini kepada polisi.

“Saya rasa ini masih belum, karena ini tindakan penyadapan yang di gunakan untuk pembelajaran saja,” ujar darinya.

Ini memang menjadi masalah yang di rasakan oleh Jokowi yang memang mengagetkan adanya suatu dunia politik di negara ini. Karena sebelumnya penyadapan tersebut yang sudah di lakukan oleh pihak luar negeri, sekerang ada dari dalam negeri.

About The Author

Reply