Berita Politik Terkini – Ruhut Sitompul Pilih Pramono Bukan Jokowi

 

Kabar dari dunia politik dari sang politikus yang sudah sangat  terkenal yaitu Ruhut Sitompul  telah memberikan suatu dukungan kepada Jendral (Purn) Pramono Edhie Wibowo untuk ikut dalam suatu konvensi dari Partai Demokrat. Seperti yang sudah di ungkapkannya, Pramono memang lebih baik dari pada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Sudah dapat di ketahui kalau Pramono saat ini sudah menjadi untuk menjabat di Dewan Pembina Partai Demokrat. Ruhut Sitompul memberikan suatu perkataan lagi kalau awalnya dirinya sangat ingin mendukung kepada Ani Yudhoyono untuk menjadi calon presiden dari Partai Demokrat pada Pemilihan Presiden untuk tahun depan 2014. Sesudah Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang sudah tegaskan kalau tidak ada keluarganya yang akan maju dalam Pemilu Presiden untuk tahun 2014, maka dari itu Ruhut lebih menjagokan Pramono.

“Kita memang di wajibkan untuk mengerti adanya suatu track record saat ini untuk siapa yang akan menjadi capres. Dia adalah Pramono, seseorang yang sangat disiplin, pekerja keras dan sangat bersih,” ujar dari Ruhut Sitompul di saat di temui pada suatu acara yang ada di salah satu hotel di Jakarta di suatu acara Rakornas Partai Demokrat.

Ruhut Sitompul juga memberikan suatu perbandingan dengan sang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau yang biasa di sebut dengan Jokowi. Walaupun hasil dari survey dari banyak lembaga survey sudah membuktikan kalau Jokowi sudah menjadi favorit di  segara elektabilitas untuk menjadikan capres di tahun depan nanti. Berbeda dengan Ruhut yang sangat mendukung Pramono menjadi capres dari pada Jokowi.

“Masih belum level mungkin, coba bayangkan kalau memang Gubernur Joko Widodo yang nantinya akan menjadi presiden. Sudah menjadi Gubernur DKI saja dari kalian semua sudah merasakans angat pusing dengan banyaknya kendala, seperti macet dan juga banjir di mana-mana. Dari yang lainnya juga ada seperti penggusuran yang terjadi,” ujar dari Ruhut Sitompul.

Dari sebelumnya memang Pramono masih berkata kalau dirnya belum bisa memutuskan kana maju untuk konvensi demokrat.

 

 

 

Be Sociable, Share!