Berita Politik Terkini – SBY Didesak Untuk Mengunjungi Kuala Lumpur untuk Pembicaraan Tenaga Kerja

Berita Politik Terkini – Sekitar 150 aktivis buruh dan mantan buruh migran menggelar unjuk rasa berdemonstrasi menentang pemerkosaan dua Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia baru-baru ini. Mereka juga menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengunjungi Kuala Lumpur segera dan mengevaluasi hubungan bilateral kedua negara.

Menyebut Malaysia sebagai bangsa barbar, para pengunjuk rasa menyebutkan bahwa dua kasus perkosaan yang dilaporkan hanya sebagian dari sejumlah besar tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan Malaysia dan majikan terhadap buruh migran Indonesia.

“Rangkaian penembakan yang merenggut 13 buruh migran dan pemerkosaan terhadap dua perempuan pekerja migran tidak dapat ditoleransi dan Presiden harus mengunjungi Kuala Lumpur segera karena kasus-kasus sangat menunjukkan bahwa Malaysia tidak menghormati Indonesia dan bahwa orang-orang Malaysia memandang rendah bangsa kita, “direktur eksekutif Peduli TKI” Anis Hidayah mengatakan selama unjuk rasa di luar Kedutaan Besar Malaysia di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat.

Sebuah unjuk rasa serupa juga diadakan oleh aktivis dan mahasiswa yang tergabung dalam sebuah organisasi non-pemerintah, dan Serikat Buruh Indonesia pada Rabu untuk memprotes pemerkosaan dua perempuan TKI di Malaysia.

Mereka juga menuntut pemerintah untuk menghentikan pengiriman pekerja ke negara tetangga sampai Malaysia dapat menjamin keselamatan dan perlakuan yang manusiawi dari pekerja migran.

Seorang pekerja migran diidentifikasi sebagai SM dari Batang, Jawa Tengah, dilaporkan diperkosa oleh tiga polisi di kantor polisidi Bukit Mertajam, Penang, pada 4 November setelah dia ditangkap dalam sebuah patroli, sementara pekerja lain yang berasal dari Aceh dilaporkan diperkosa oleh majikannya di kediamannya di Negeri Sembilan pada 5 November.

Tiga petugas polisi masih menjalani interogasi intensif sementara majikan Malaysia dan istrinya telah melarikan diri.

Dua kasus telah memicu reaksi keras dari berbagai kelompok di dalam negei, dengan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengirim catatan protes diplomatik kepada pemerintah Malaysia.

Anis mengatakan Presiden Yudhoyono harus pergi ke Malaysia untuk mengevaluasi hubungan bilateral dengan Malaysia dan menginstruksikan penghentian sementara pasokan tenaga kerja sampai kondisi saat ini sudah diperbaiki.

 

 

Berita Politik Terkini

About The Author

Reply